Sepanjang 2025, Transaksi Ziswaf Bank Muamalat Tumbuh 24,75 Persen
JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan volume transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) sebesar 24,75 persen secara tahunan (year on year) hingga akhir 2025. Kenaikan tersebut ditopang optimalisasi layanan digital melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, tren peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan nasabah dalam menyalurkan dana sosial keislaman secara digital.
“Berbuat baik tidak perlu menunggu momen tertentu. Dengan fitur Hijrah Amal di Muamalat DIN, kita bisa mulai beramal kapan saja dan di mana saja. Kami bersyukur nasabah semakin percaya menyalurkan ziswaf lewat Muamalat DIN yang ditandai dengan kenaikan volume transaksi dari waktu ke waktu,” ujar Ricky dalam keterangan resmi, Rabu (19/2/2026).
Bank Muamalat menghadirkan fitur Hijrah Amal sebagai kanal pembayaran ziswaf yang diklaim cepat, aman, dan terpercaya. Melalui fitur tersebut, nasabah dapat menunaikan zakat, infak, sedekah, wakaf, fidyah, hingga zakat fitrah secara langsung maupun terjadwal, baik harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan.
Perseroan juga memperluas kolaborasi dengan 19 lembaga kemanusiaan yang dinilai transparan dan kredibel. Jumlah mitra tersebut meningkat 73 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kerja sama itu mencakup penyaluran dana sosial hingga bantuan kemanusiaan, termasuk dukungan bagi masyarakat Palestina.
Untuk memudahkan pembayaran zakat, Muamalat DIN turut dilengkapi fitur Kalkulator Zakat yang membantu nasabah menghitung kewajiban sesuai ketentuan syariah.
Manajemen menilai, digitalisasi layanan ziswaf menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional. Sebagai bank pertama murni syariah di Indonesia, Bank Muamalat berkomitmen menghadirkan kemudahan beribadah sekaligus mendorong pemberdayaan sosial ekonomi umat melalui platform digital.
Peningkatan transaksi ziswaf ini juga dinilai relevan dengan momentum Ramadan, ketika aktivitas filantropi umat Islam cenderung meningkat. Dengan kemudahan digital, perseroan berharap partisipasi masyarakat dalam menyalurkan dana sosial keagamaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan. (sm)









Tulis Komentar