OREO Berbagi Seru Dukung Program MELESAT Pangandaran, 500 Siswa SD Dapat Edukasi dan Alat Belajar
PANGANDARAN - Program “OREO Berbagi Seru” hadir di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter melalui Program Pendidikan Karakter MELESAT yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan yang berlangsung pada 3–6 Mei 2026 di SDN 1 Cintakarya itu menggandeng Indonesia Mengajar dan menyasar lebih dari 500 siswa sekolah dasar melalui kegiatan edukasi serta pendistribusian alat belajar interaktif.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, M.Pd., mengatakan tantangan pendidikan di Pangandaran tidak hanya terkait akses, tetapi juga kesenjangan kualitas pembelajaran dan keterbatasan fasilitas di sejumlah wilayah.
“Pendekatan pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga perlu memperkuat karakter siswa agar mereka mampu belajar secara adaptif di tengah keterbatasan,” ujar Soleh dalam kegiatan edukasi program “OREO Berbagi Seru”.
Menurutnya, Program Pendidikan Karakter MELESAT mengacu pada filosofi Ki Hajar Dewantara yang menekankan pentingnya membentuk peserta didik menjadi pribadi yang cerdas, sehat, dan berakhlak.
Dan program tersebut selaras dengan pendekatan deep learning yang tengah didorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui pembelajaran yang mendalam dan menyenangkan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran program ‘OREO Berbagi Seru’ yang menekankan pentingnya pembelajaran seru. Inisiatif ini diharapkan dapat memacu semangat siswa untuk lebih gemar belajar,” katanya.
Sementara itu, Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala, menjelaskan bahwa program “OREO Berbagi Seru” merupakan bagian dari komitmen OREO dalam mendukung pemerataan pendidikan di Indonesia.
“Melalui tema ‘OREO Berbagi Seru’, kami ingin membantu menjembatani kesenjangan pendidikan agar anak-anak di berbagai daerah, termasuk Pangandaran, memiliki kesempatan setara untuk berkembang menjadi Generasi SERU,” ujar Anggya.
Generasi SERU yang dimaksud meliputi karakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul yang dinilai relevan dengan kebutuhan anak menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
Dalam program tersebut, OREO bersama Indonesia Mengajar mengembangkan seperangkat alat belajar untuk bidang literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris. Seluruh materi dirancang menggunakan pendekatan belajar sambil bermain dan diselaraskan dengan kurikulum nasional berbasis deep learning.
Program ini akan mendistribusikan alat belajar ke tujuh provinsi, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan target menjangkau sekitar 7.000 siswa.
Pangandaran menjadi kabupaten kedua yang dikunjungi dalam rangkaian School Roadshow “OREO Berbagi Seru” setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Lebak, Banten, pada April 2026.
Selain kegiatan untuk siswa, program ini juga memberikan pelatihan kepada guru, orang tua, dan komunitas pendidikan guna memperkuat ekosistem belajar anak.
Selama empat hari pelaksanaan di Pangandaran, sebanyak 50 guru, 80 orang tua, dan 50 anggota komunitas mengikuti pelatihan. Sebanyak 270 alat belajar juga didistribusikan untuk mendukung proses belajar siswa sekolah dasar.
Guru SDN 1 Cintakarya, Elis Rahmawati, S.Pd., mengaku pelatihan tersebut membuka pemahaman baru mengenai pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
“Dengan alat belajar seru dari OREO, siswa diharapkan lebih menikmati proses belajar sehingga menjadi lebih kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Yeyen, salah seorang perwakilan orang tua siswa. Ia menilai pelatihan tersebut membantu orang tua memahami pentingnya membangun suasana belajar yang menyenangkan di rumah.
“Belajar tidak lagi menjadi beban bagi anak, tetapi menjadi aktivitas yang ditunggu-tunggu,” katanya.
Melalui kolaborasi antara Program MELESAT dan “OREO Berbagi Seru”, Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap penguatan karakter dan pembelajaran menyenangkan dapat berjalan beriringan dalam menciptakan generasi muda yang unggul secara holistik, pungkasnya. (Rel)










Tulis Komentar