Transaksi Muamalat DIN Melonjak Saat Ramadan, Pembayaran Utilitas Tumbuh 328%
JAKARTA – Aktivitas transaksi digital nasabah PT Bank Muamalat Indonesia Tbk melalui aplikasi Muamalat DIN mengalami lonjakan signifikan sepanjang periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Peningkatan tersebut, didorong oleh tingginya kebutuhan masyarakat dalam memenuhi berbagai keperluan selama bulan suci dan Lebaran.
Disampaikan, Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, momentum Ramadan dan Idulfitri menjadi pendorong utama meningkatnya daya beli masyarakat yang berdampak langsung pada volume transaksi digital.
“Ramadan dan Idulfitri menjadi momentum yang mendongkrak daya beli masyarakat. Hal ini, kami mengoptimalkan layanan Muamalat DIN dengan beragam fitur unggulan untuk transaksi berbagai kebutuhan dari mana saja dan kapan saja secara real-time,” ujarnya.
Berdasarkan data perseroan, lonjakan tertinggi terjadi pada transaksi pembayaran utilitas seperti listrik, air, dan internet yang meningkat hingga 328%. Kemudahan pembayaran melalui smartphone tanpa perlu antre di kantor cabang atau ATM menjadi faktor utama pertumbuhan ini.
Selain itu, penggunaan pembayaran berbasis QR melalui QRIS juga mencatat kenaikan sebesar 52% dibandingkan Ramadan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan semakin luasnya adopsi sistem pembayaran non-tunai di berbagai sektor.
Sementara itu, fitur top up dompet digital turut mengalami peningkatan sekitar 4%, didorong oleh kebutuhan transaksi praktis dan aman, terutama saat periode mudik Lebaran.
Untuk meningkatkan daya saing, Muamalat DIN kini dilengkapi dengan 315 fitur yang mencakup aspek finansial, gaya hidup, hingga spiritualitas. Salah satu inovasi terbaru adalah layanan pengajuan pembiayaan Solusi Emas Hijrah yang kini dapat diakses secara daring melalui aplikasi.
Inisiatif ini diharapkan mampu memperluas penetrasi pembiayaan emas berbasis syariah, khususnya di kalangan generasi muda yang semakin akrab dengan layanan digital.
Bank Muamalat menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, seiring dengan dominasi kanal digital yang kini menyumbang lebih dari 92% total transaksi nasabah.
“Kami ingin Muamalat DIN menjadi solusi lengkap, praktis, dan aman dalam memenuhi seluruh kebutuhan nasabah,” pungkas Ricky. (Eki)









Tulis Komentar