BSI Salurkan Zakat Perusahaan dan Karyawan Rp289 Miliar Melalui BAZNAS RI

Penyerahan zakat secara simbolis oleh Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo kepada Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (1/4/2026). (Istimewa)

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran zakat perusahaan dan karyawan dari PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp289.376.460.764.

Penyerahan zakat tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo kepada Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM., Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM., Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy, beserta jajarannya.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengapresiasi kepercayaan BSI yang kembali menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Ia menilai, langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat sektor perbankan syariah, seperti BSI dalam mendukung kesejahteraan umat bersama BAZNAS.

Menurut Sodik, BSI merupakan contoh korporasi yang konsisten dalam menunaikan zakat sekaligus memiliki komitmen terhadap penguatan ekonomi rakyat.

“BSI adalah model korporasi dalam pemberian zakat serta komitmennya terhadap ekonomi rakyat. Ini patut dicontoh. Kami tentu berterima kasih atas kontribusi yang mencapai Rp289 miliar,” ujarnya.

Ia menyebut, BAZNAS dan BSI merupakan dua instrumen penting dalam upaya pemulihan ekonomi umat.  Sejalan dengan itu, Sodik menambahkan pemanfaatan dana zakat akan terus dioptimalkan melalui berbagai program strategis yang lebih berdampak.

“Proporsi distribusi dan pemberdayaan yang sebelumnya 70:30 akan kami geser menjadi 50:50 agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan. Kerja sama ini harus terus kita perkuat. Ke depan, kolaborasi harus lebih strategis, termasuk dalam pembinaan mustahik bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan total zakat yang disalurkan pada periode 2025 mencapai Rp289 miliar atau tumbuh 7,7 persen secara tahunan seiring peningkatan kinerja perusahaan.

Ia merinci, zakat perusahaan untuk tahun  2025 mencapai sekitar Rp250 miliar yang bersumber dari 2,5 persen laba, sedangkan zakat karyawan sebesar Rp39,5 miliar. Secara kumulatif, kontribusi BSI kepada BAZNAS sepanjang 2021–2025 mencapai Rp1,07 triliun.

Menurut Anggoro, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pertumbuhan kinerja perusahaan berbanding lurus dengan peningkatan kontribusi zakat. “Hal ini mencerminkan bahwa ketika BSI bertumbuh, kontribusi zakat yang disalurkan juga semakin meningkat,” ujar Anggoro.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan BAZNAS. Menurutnya, sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar penghimpunan zakat nasional dapat semakin optimal.

"Kami berharap di bawah kepemimpinan BAZNAS yang baru, kinerjanya semakin maju. BSI siap untuk terus mendukung dan memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS,” pungkas Anggoro. (Eko)