BSI Gelar MU-FEST 2026 di UMY, Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Tebar Beasiswa Rp250 Juta

BSI Muhammadiyah Festival (MU-FEST) 2026 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (14/2/2026). (Doc.)

YOGYAKARTA – Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkuat penetrasi ekosistem Islam di sektor pendidikan melalui gelaran BSI Muhammadiyah Festival (MU-FEST) 2026 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (14/2/2026).

Ajang kolaboratif ini menjadi strategi perseroan dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan kampus, sekaligus menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya mengatakan, kampus merupakan episentrum pencetak generasi masa depan sehingga perlu didukung dengan ekosistem keuangan syariah yang terintegrasi.

“BSI MU-FEST 2026 adalah wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan Muhammadiyah. Melalui ekosistem perbankan syariah yang terintegrasi di kampus, BSI ingin menghadirkan solusi finansial modern, aman, dan bernilai kebaikan bagi civitas akademika,” ungkapnya.

Menurut Arief, kolaborasi BSI dengan Muhammadiyah menunjukkan pertumbuhan positif. Integrasi layanan mencakup pengelolaan likuiditas, digitalisasi pembayaran UKT, payroll pegawai, hingga integrasi sistem pembayaran anggota Muhammadiyah melalui aplikasi MASA dengan super-app BYOND by BSI. Sinergi ini diarahkan membangun sistem transaksi tertutup (close loop transaction) untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Dalam rangkaian MU-FEST 2026, BSI menyalurkan BSI Scholarship senilai total Rp250 juta bagi mahasiswa berprestasi UMY. Perseroan juga menghadirkan program apresiasi dan promo bertajuk “Langkah EMAS BSI” yang menyasar kebutuhan transaksi, investasi, hingga pembiayaan mahasiswa dan tenaga pendidik.

Program tersebut antara lain cashback pembukaan rekening emas, hadiah emas bagi mahasiswa paling aktif, promo cicil emas dan gadai emas dengan margin kompetitif, hingga penawaran pembiayaan griya, kendaraan, dan multiguna dengan skema khusus. BSI juga menyediakan berbagai paket umrah dan haji khusus selama kegiatan berlangsung.

Selain fokus pada literasi keuangan, BSI menghadirkan Layanan Klinik UMKM di arena festival. Fasilitas ini mencakup akses UMKM Center untuk konsultasi dan pendampingan, Lapak BSI untuk mempermudah transaksi dan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta layanan BSI Usaha Mikro guna memperluas akses permodalan pelaku usaha.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Organisasi, Ideologi, Kaderisasi dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam pembinaan UMKM dan pengembangan wirausaha baru.

“Basis peningkatan potensi ekonomi umat terletak pada pembinaan UMKM. Karena itu, kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Melalui MU-FEST 2026, BSI berharap dapat memperluas inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda, memperkuat ekosistem ekonomi Muhammadiyah, serta mendorong kesadaran investasi sejak dini di lingkungan kampus, pungkasnya. (eko)