Sambut Ramadan 2026, BAZNAS RI Gelar Program Masjid dan Musala Berseri
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meluncurkan program Masjid dan Musala Berseri (Bersih, Segar, dan Rapi) dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H/2026. Program ini menjadi bagian dari gerakan tahunan BAZNAS untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah di berbagai wilayah.
Pada 2026, program tersebut digelar secara masif di 234 kampus, 506 pondok pesantren, serta lebih dari 1.000 Madrasah Layak Belajar BAZNAS di seluruh Indonesia. Tak hanya di dalam negeri, jangkauan program juga diperluas hingga ke 10 negara.
Sejumlah negara yang menjadi lokasi pelaksanaan program di antaranya Malaysia, Turki, Maroko, Tunisia, dan Rusia.
Program Masjid dan Musala Berseri merupakan agenda reguler tahunan BAZNAS yang bertujuan memberikan akses perbaikan fasilitas, peningkatan kebersihan, serta penataan lingkungan rumah ibadah agar lebih nyaman digunakan masyarakat selama Ramadan.
Turut hadir dalam peluncuran program, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, S.Sos., M.Hum.; Kepala Satuan Tugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Matraman, Hary Purwanto; Ketua Kwartir Ranting Ciawi, Suprapto Prasetyo; serta relawan Beasiswa Cendekia BAZNAS dan Pramuka Kwarran Ciawi.
“Forum hari ini sebetulnya adalah forum puncak simbolisasi saja karena kami secara rutin melakukan kegiatan serupa selama bertahun-tahun. Jika dijumlahkan, mungkin sudah menghabiskan sekian puluh miliar rupiah di sekian ratus ribu titik,” jelas Farid Septian, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, agenda peluncuran saat ini dilakukan sebagai simbolisasi bahwa BAZNAS selalu berkolaborasi bersama berbagai pihak. Dengan demikian, program ini dapat menginspirasi banyak orang, terutama jelang bulan suci Ramadan.
“Kita sudah melaksanakan sejak tanggal 11 kemarin sampai nanti menjelang Ramadan tanggal 18 insyaallah akan terus kita lakukan program ini baik di dalam maupun luar negeri,“ katanya.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan perluasan program hingga ke sejumlah negara menunjukkan bahwa pengelolaan zakat kini semakin terhubung dan kolaboratif.
“Kami ingin gerakan ini tidak hanya berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di berbagai tempat, baik di dalam maupun luar negeri khususnya di bulan suci Ramadan,” ujar Saidah.
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Gulkarmat Matraman, Hary Purwanto, mengapresiasi program ini, terutama karena menyasar Masjid Jami Baitut Taqwa di kantornya. “Program ini memotivasi kami untuk semakin tangguh, inovatif, dan profesional dalam melayani masyarakat,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kwartir Ranting Ciawi, Suprapto Prasetyo, berterima kasih karena Pramuka selalu dilibatkan. “Berharap, kegiatan ini terus ditingkatkan agar membawa manfaat bagi tempat ibadah, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor dan Indonesia pada umumnya,” pungkasnya. (sm)










Tulis Komentar