BCA Syariah Gandeng Ivan Gunawan, Perkuat Ekosistem Industri Halal di Garis Poetih Raya Festival 202

Bank BCA Syariah berkolaborasi dengan desainer Ivan Gunawan pada ajang Garis Poetih Raya Festival 2026. (istimewa)

JAKARTA - PT Bank BCA Syariah menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan modest fashion dan industri halal nasional melalui kolaborasi dengan desainer Ivan Gunawan pada ajang Garis Poetih Raya Festival 2026. Pameran modest fashion ini digelar pada 29–31 Januari 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall, Jakarta.

Dalam ajang tersebut, BCA Syariah hadir sebagai official bank partner sekaligus membuka booth literasi keuangan syariah. Melalui booth ini, pengunjung dapat memperoleh informasi produk dan layanan perbankan syariah, membuka rekening, serta mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dirancang untuk mendekatkan layanan keuangan syariah kepada masyarakat.

Division Head Funding & Services Development BCA Syariah, Mia Rahma Amelia, mengatakan modest fashion merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia yang memiliki keterkaitan erat dengan pertumbuhan industri halal.

“Garis Poetih Raya Festival menjadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan layanan perbankan syariah sebagai bagian dari ekosistem halal yang tumbuh bersama kreativitas dan usaha lokal,” ujarnya.

Garis Poetih Raya Festival 2026 menjadi wadah bagi para desainer modest fashion menampilkan karya terbaik dalam menyambut Idul Fitri. Tahun ini, penyelenggara menargetkan kehadiran sekitar 6.000 pengunjung, seiring upaya memperluas jangkauan pasar modest fashion dalam negeri.

Selain menghadirkan literasi keuangan, BCA Syariah juga menawarkan sejumlah promo khusus selama acara berlangsung. Program tersebut antara lain cashback belanja hingga 20% di tenant tertentu, promo transaksi QRIS BSya, insentif pembukaan rekening Tahapan iB, serta promo saldo tabungan untuk produk Pembiayaan Emas iB.

Melalui partisipasi di Garis Poetih Raya Festival 2026, BCA Syariah berharap dapat memberikan nilai tambah bagi pengunjung, tidak hanya dari sisi tren dan karya busana, tetapi juga melalui akses layanan keuangan syariah yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan ekosistem industri halal. (Eko)