Pemulihan Bencana: Sinar Mas Asuransi Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Rp1 Miliar ke BAZNAS
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran zakat perusahaan senilai Rp1 miliar dari PT Sinar Mas Asuransi Syariah. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kesejahteraan masyarakat, khususnya pemulihan korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Sinar Mas Asuransi Syariah Daniel B. Armagatlie dan diterima Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ph.D., di Gedung PT Sinar Mas, Jakarta, Senin (26/1/2026). Acara tersebut turut dihadiri jajaran manajemen Sinar Mas Group serta Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah.
Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum mengapresiasi kepercayaan PT Sinar Mas Asuransi Syariah yang menyalurkan zakat perusahaan melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat nasional.
“Kontribusi zakat perusahaan tahun ini mencapai Rp1 miliar. Kami berharap ke depan jumlahnya dapat terus meningkat dan memberi dampak yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Mo Mahdum.
Ia menjelaskan, dana zakat tersebut akan diprioritaskan untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, yang hingga kini masih membutuhkan dukungan, termasuk untuk pemulihan hunian dan fasilitas pendidikan.
Mo Mahdum juga menyebutkan, BAZNAS menargetkan penghimpunan zakat nasional sebesar Rp1,1 triliun pada 2026, dengan sekitar Rp515 miliar ditargetkan terkumpul pada triwulan pertama, terutama selama bulan Ramadhan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinar Mas Asuransi Syariah Daniel B. Armagatlie mengatakan, penyaluran zakat perusahaan merupakan wujud tanggung jawab spiritual dan sosial perusahaan dalam menjalankan prinsip syariah.
“Zakat adalah bentuk kepedulian nyata perusahaan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak musibah dan berada dalam kondisi rentan,” katanya.
Ia menegaskan, pihaknya mempercayakan pengelolaan zakat perusahaan kepada BAZNAS karena dinilai memiliki tata kelola yang profesional serta jaringan program yang luas, sehingga zakat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan, pungkasnya. (sm)










Tulis Komentar