Bantu Korban Banjir di Jawa Tengah BAZNAS RI bersama KSrelief Salurkan 1.500 Paket

Secara simbolis BAZNAS dan KSrelief distribusikan 1.500 0aket bantuan untuk 12 Kabupaten, di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (22/1/2026). //Foto: Doc. BAZNAS

SEMARANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan sebanyak 1.500 paket bantuan kebutuhan pokok hasil kerja sama dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) untuk masyarakat terdampak bencana di 12 kabupaten di Jawa Tengah.

Distribusi bantuan dilakukan di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mustahik dan korban bencana, termasuk warga di Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Demak, dan Pekalongan yang tengah dilanda banjir.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Demak Bambang Soesetiyarto, S.Ip., dan disaksikan sejumlah pejabat, di antaranya Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. drs. KH. Ahmad Darodji, M.Si., serta Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.

Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari penguatan peran BAZNAS dalam penanggulangan bencana melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang telah dibentuk hampir di seluruh daerah.

“BAZNAS terus memperkuat kelembagaan dan kesiapsiagaan kebencanaan. Melalui BTB, BAZNAS daerah kini semakin aktif dan cepat merespons ketika terjadi bencana,” ujar Noor Achmad.

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan BAZNAS tetap dilakukan bahkan di tengah tantangan besar, termasuk saat pandemi COVID-19.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyebut BAZNAS telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam melayani masyarakat miskin dan terdampak bencana.

“BAZNAS tidak hanya berperan dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan UMKM, tetapi juga selalu hadir dalam penanganan bencana,” katanya.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji, menjelaskan Jawa Tengah memiliki 27 titik rawan bencana, sehingga membutuhkan kesiapsiagaan yang tinggi. Untuk itu, seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah telah memiliki pasukan BTB.

“Perubahan cuaca yang ekstrem mengharuskan kita selalu siaga. Alhamdulillah, seluruh daerah di Jawa Tengah kini telah memiliki BTB yang dilengkapi peralatan kebencanaan,” ujar Darodji.

Pasukan BTB tersebut dilengkapi berbagai sarana pendukung, antara lain mobil siaga, ambulans, tenda, dapur umum, hingga perahu karet untuk mendukung proses evakuasi dan distribusi bantuan, pungkasnya. (R)