BAZNAS RI Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Banjir di Tapanuli Tengah

BAZNAS RI buka layanan kesehatan gratis untuk penyintas banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. (Foto:istimewa)

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan kesehatan gratis bagi para penyintas banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Program ini merupakan bagian dari respons cepat BAZNAS dalam membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya pada aspek kesehatan pascabencana.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., mengatakan BAZNAS terjun langsung ke lokasi bencana melalui tim Rumah Sehat BAZNAS untuk memastikan kebutuhan medis masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Kami sangat prihatin atas bencana banjir yang melanda Tapanuli Tengah. Tim Rumah Sehat BAZNAS memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pemberian vitamin bagi masyarakat terdampak,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Jumat (9/1/2026).

Menurut Saidah, penanganan kesehatan menjadi prioritas karena kondisi pascabencana berpotensi memicu berbagai penyakit. Oleh karena itu, layanan medis dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan yang lebih serius di tengah masyarakat.

Hasil pemeriksaan di Kecamatan Tukka menunjukkan sejumlah keluhan kesehatan yang banyak dialami penyintas, antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, dispepsia, demam, serta dermatitis atau peradangan kulit akibat jamur, alergi, dan iritasi.

Saidah berharap layanan kesehatan dan obat-obatan gratis ini dapat membantu menjaga kondisi kesehatan para penyintas sekaligus menekan risiko munculnya penyakit pascabencana.

Ia juga mengajak masyarakat luas untuk turut mendoakan dan membantu warga terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatra.

Hingga 6 Januari 2026, BAZNAS telah menyalurkan berbagai bantuan kepada 122.766 penerima manfaat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatra.

Dalam penanganan tersebut, BAZNAS mengerahkan ratusan personel dan tenaga medis, serta menyalurkan bantuan berupa layanan dapur umum, distribusi logistik, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. (R)