BMM Kembali Salurkan Bantuan Logistik dan Hygiene Kit untuk 1.700 Penyintas Bencana di Aceh Utara

BMM salurkan bantuan kemanusiaan 1.700 penyintas banjir bandang dan longsor di Dusun Blang Peuria, Samudera Gedong, Kabupaten Aceh Utara. (istimewa)

JAKARTA – Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan 1.700 penyintas banjir bandang dan longsor di Dusun Blang Peuria, Kecamatan Samudera Gedong, Kabupaten Aceh Utara.

Andapun bantuan yang disalurkan saat ini berupa paket logistik keluarga dan hygiene kit untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, penyaluran lanjutan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen BMM dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Lebih lanjut, distribusi bantuan dilakukan bekerja sama dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Kantor Cabang Lhokseumawe serta berkoordinasi dengan Koramil Samudera Gedong.

“Kami berupaya memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tegar dalam keterangan tertulis, pada Selasa lalu.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Branch Manager Bank Muamalat Lhokseumawe, M. Reza Anryco, kepada Ketua Pos Blang Peuria. Penyerahan tersebut turut disaksikan aparat Koramil Samudera Gedong dan para penyintas bencana.

Berdasarkan data BMM, jumlah penyintas di Dusun Blang Peuria mencapai sekitar 1.700 jiwa. Hingga kini, sebagian besar warga masih mengungsi di tenda darurat, masjid, dan meunasah pada malam hari, sementara pada siang hari mereka membersihkan rumah masing-masing pasca banjir bandang.

Meski bantuan telah disalurkan, kebutuhan mendesak masih diperlukan, terutama alat-alat kebersihan, perlengkapan ibadah, serta Al-Qur’an untuk menunjang kebersihan dan aktivitas ibadah para penyintas.

Tegar menambahkan, melalui penyaluran bantuan tersebut, BMM berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan yang amanah dan sigap dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah terdampak bencana. (R)