Dirut BSI Pimpin Doa Akhir Tahun dari Aceh, Tegaskan Spirit Kemanusiaan
BANDA ACEH - Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo menutup tahun 2025 dengan memimpin doa bersama dari Aceh, Kamis (1/1/2026), di tengah misi kemanusiaan mendampingi masyarakat terdampak bencana.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, momen pergantian tahun ini dilakukan Anggoro langsung dari Aceh, di tengah misi kemanusiaan membersamai masyarakat yang terdampak bencana.
Pada kehadiran pimpinan tertinggi BSI di wilayah tersebut menjadi simbol komitmen perseroan untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Anggoro memastikan seluruh layanan dan operasional BSI di wilayah terdampak bencana telah pulih 100% dan siap melayani kebutuhan transaksi masyarakat memasuki tahun baru.
Anggoro menyampaikan bahwa 2025 menjadi tahun penuh tantangan sekaligus pembuktian bagi BSI. Hingga Triwulan III 2025, BSI mencatat kinerja keuangan yang solid dengan laba bersih tumbuh 9,04% secara tahunan (yoy) menjadi Rp5,57 triliun.
Penyaluran pembiayaan tumbuh 12,65% mencapai Rp301 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 15,65% menjadi Rp348,38 triliun, dengan kualitas aset terjaga melalui rasio NPF Gross 1,84%.
Selain kinerja keuangan, tahun 2025 juga menjadi tonggak penting dengan ditetapkannya BSI sebagai Bullion Bank pertama di Indonesia, memperkuat peran perseroan dalam transformasi keuangan syariah nasional.
Anggoro menegaskan bahwa perbankan syariah tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan kebermanfaatan sosial, terutama di saat masyarakat membutuhkan.
Memasuki 2026, BSI mengusung semangat “Empati Melayani, Antusias Sepenuh Hati”, dengan komitmen memperkuat layanan yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat.
Doa bersama akhir tahun ini diikuti oleh seluruh Insan BSI di Indonesia secara hybrid sebagai refleksi dan harapan atas keberkahan di tahun mendatang, pungkasnya. (eko)









Tulis Komentar