Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
99 Group Property Outlook 2021
Peluang Industri Properti Masih Menjanjikan 
Rabu, 24-02-2021 - 22:55:40 WIB
CEO 99 Group Indonesia Chong Ming Hwee dan Country Manager Rumah123.com Maria Herawati Manik, selaku pembicara pada Property Outlook 2021, secara virtual Rabu (24/2). (Ist)
TERKAIT:
 
  • Peluang Industri Properti Masih Menjanjikan 
  •  

    SinggalangNews.com, Jakarta - Rumah123.com yang merupakan bagian dari 99 Group, kembali menggelar Property Outlook 2021, bertajuk “Melihat Tantangan dan Peluang Industri Properti di Masa Pemulihan COVID-19”.


    Acara tahunan ini bertujuan memberikan informasi komprehensif dan selayang pandang industri properti Indonesia di tahun 2021. Masa pandemi COVID-19 di Indonesia awal kuartal 2020, berbagai industri mengalami dampak negatif, termasuk properti.


    Dipaparkan CEO 99 Group Indonesia, Chong Ming Hwee, bahwa Rumah123.com dan 99.co memiliki akumulasi lebih dari 29 juta traffic bulanan dan 29 ribu agen aktif. Hal tersebut menjadikan 99 Group sebagai portal properti terbesar di Indonesia.


    Untuk mengetahui dinamika industri properti Tanah Air, tentu dibutuhkan akurasi data yang tinggi. Tim analis 99 Group telah berhasil menyajikan data yang diolah dari statistik dan database yang diolah dan terus diperbarui berdasarkan tren pasar yang terjadi.


    "Melalui Property Outlook 2021 ini, 99 Group dapat memberikan advokasi yang bermanfaat untuk konsumen, agen, pengembang properti, dan stakeholders dengan sumber data yang komprehensif, tepat, dan akurat,” papar Ming.


    Berdasarkan data Tim 99 Group, tren suplai dan permintaan properti sepanjang tahun 2020 mengalami fluktuasi cukup signifikan. Dari segi suplai, mencatat tren bulanan yang cukup stabil pada kuartal satu dan dua, dengan rata-rata listing aktif berada di angka 8 persen.


    Pertumbuhan suplai listing tertinggi pada Juli sebesar 8.75%. Penurunan suplai listing yang cukup drastis terjadi mulai Agustus yang menukik ke 5.67%, hingga yang terendah pada Desember pada angka 3.82%.


    Sementara dari segi permintaan per bulan, periode kuartal awal, Januari hingga April mencatat penurunan cukup signifikan dari 10% hingga hampir menyentuh angka 5%. Penurunan tersebut terjadi saat dimulainya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap awal, katanya.


    Permintaan pasar meningkat menjadi 7.96% pada Mei berhasil menembus 11.25% pada Juni. Peningkatan ini menjadi respons atas adaptasi yang dilakukan sektor properti dan pelonggaran PSBB. Angka permintaan sempat penurunan ke 6.57% pada September.


    Walaupun demikian, hingga Desember, permintaan properti berhasil stabil di angka 8.46%, sehingga tahun 2020 dapat ditutup dengan rapor positif.


    Kebijakan DP 0% Bank Indonesia Bawa Angin Segar untuk Sektor Properti


    Penurunan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps ke 3,50% yang dilakukan oleh Bank Indonesia, menjadi angin segar bagi sektor properti Tanah Air. Kebijakan tersebut turut didukung dengan pelonggaran berbagai jenis kredit, termasuk pembebasan uang muka atau DP 0% untuk pembelian properti.


    Relaksasi rasio Loan to Value/Finance to Value (LTV/FTV) kini dapat dimaksimalkan hingga 100% untuk berbagai jenis properti, baik itu rumah tapak, apartemen, maupun rumah toko/rumah kantor. Walaupun demikian, kebijakan baru ini hanya berlaku untuk bank yang memiliki rasio non-performing loan (NPL) di bawah 5%.


    Apabila syarat tersebut telah dipenuhi, maka konsumen dapat mengajukan KPR dengan DP 0% untuk rumah tipe kurang dari 21, 21-70, dan tipe 70 ke atas. Sementara untuk bank yang memiliki rasio NPL di atas 5%, pembiayaan LTV/FTV yang dapat diberikan, maksimal 95% untuk tipe rumah 21-70 dan 70 ke atas. Kebijakan baru ini mulai berlaku 1 Maret - 31 Desember 2021.


    Dengan penurunan suku bunga dan kebijakan KPR DP 0%, ini tentu kembali ke perbankan untuk menyesuaikan dengan risk management-nya masing-masing. Sementara kalau kita lihat dari sisi konsumen, tidak sedikit yang lebih memilih DP besar saat membeli rumah agar cicilan lebih ringan.


    Untuk mengetahui dampak dari kebijakan ini, perlu tunggu saat tanggal berlakunya pada 1 Maret nanti. Kami berharap dengan berbagai kebijakan dari pemerintah, serta proses vaksinasi yang sedang berjalan saat ini, perekonomian Indonesia dapat segera pulih, khususnya di sektor properti, tutur Ming.


    Pemerintah Alokasikan Dana Rp17 Triliun untuk Dukung Pembiayaan Perumahan


    Menurut hasil riset konsumen yang dihimpun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kebutuhan perumahan masih didominasi oleh pembangunan sebesar 29% dan perbaikan rumah sebanyak 22.5%.


    Untuk mendukung kebutuhan tersebut, pemerintah lewat Kementerian PUPR menargetkan bantuan pembiayaan perumahan 2021 dengan nilai Rp17 triliun, yang terdiri dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp16.66 triliun dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp8.7 miliar.


    Disampaikan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Eko D. Heripoerwanto, Bahwz perbaikan dan perluasan skema FLPP dan BP2BT kami tujukan untuk mendorong pendanaan dari sisi suplai properti, khususnya untuk sektor informal, tutupnya. (sm) 




     
    Berita Lainnya :
  • Sambut Hari Bumi Auto2000 Gelar Program #MakeIndonesiaGreenAgain 
  • Sukseskan Gerakan Cinta Zakat BAZNAS dan GoPay Berkolaborasi
  • Hino Bersama KNKT Gelar Seminar Nasional Peduli Keselamatan Berlalu Lintas
  • Internetan Tanpa Batas, Lewat ADVAN CPE Router Start
  • BAZNAS, KPPRI dan Pemkab Serang bagikan Paket Ramadhan Bahagia untuk 300 Lansia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sambut Hari Bumi Auto2000 Gelar Program #MakeIndonesiaGreenAgain 
    02 Sukseskan Gerakan Cinta Zakat BAZNAS dan GoPay Berkolaborasi
    03 Hino Bersama KNKT Gelar Seminar Nasional Peduli Keselamatan Berlalu Lintas
    04 Internetan Tanpa Batas, Lewat ADVAN CPE Router Start
    05 BAZNAS, KPPRI dan Pemkab Serang bagikan Paket Ramadhan Bahagia untuk 300 Lansia
    06 Produksi, Perajin Batik Binaan BAZNAS Turut Pemerhati Lingkungan
    07 Acer Predator Kolaborasi #PredatorIndoPride Bersama Never Too Lavish
    08 Teten Masduki Katakan UMKM Mampu Memulihkan Ekonomi Nasional
    09 Solusi Tepat Mencuci Smart dengan Samsung Smart EcoBubble™ Washer
    10 BSI Lakukan Penyatuan Operasional Sistem Layanan di Area Manado
    11 Bantu Warga Tidak Mampu, Askrindo dan BAZNAS Gelar Operasi Katarak Gratis
    12 Bayar Zakat ke BAZNAS Makin Mudah Lewat Fitur Bantoo.id 
    13
    14 Prudential Gandeng SuperM Rilis Single dan Music Video “We DO” 
    15 Bank Syariah Indonesia Gelar Virtual Exhibition
    16 Peserta Beasiswa BAZNAS Beri Keceriaam Anak-Anak Terdampak Bencana Banjir Bima 
    17 BAZNAS Gelar Gathering Literasi Taman Baca Al-Fattah di Kepulauan Riau
    18 Menyambut Ramadhan Canon Gelar Program CSR Bertajuk “Selembar Kebaikan” 
    19 Nasional Re Salurkan Zakat Perusahaan Rp893 Juta ke BAZNAS
    20 Erajaya Group luncurkan Drone DJI Air 2S dengan Kamera 20MP
    21 HUAWEI Band 6 Hadir di Indonesia Dengan Fitur Lengkap Layaknya Smartwatch
    22 Dukung Kebangkitan Usaha Mustahik di Tengah Pandemi
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS