Rem Mobil Harus Prima Saat Mudik, Suzuki Bagikan Tips Perawatan Pengereman

JAKARTA – Menjelang musim mudik Lebaran, kondisi kendaraan menjadi faktor penting yang menentukan keselamatan perjalanan. Salah satu komponen paling krusial adalah sistem pengereman, terutama ketika mobil membawa beban penuh penumpang dan barang bawaan dalam perjalanan jarak jauh.

Hal tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengingatkan pemilik kendaraan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem rem sebelum berangkat mudik agar performa pengereman tetap optimal, terutama saat mobil membawa beban penuh.

Asst. to Aftersales Department Head of Service SIS, Hariadi, mengatakan kondisi rem yang prima sangat menentukan keselamatan keluarga selama perjalanan mudik. Menurutnya, pengendara perlu memastikan seluruh komponen pengereman berfungsi baik agar mobil tetap responsif dalam berbagai kondisi jalan.

Pengecekan pertama yang perlu dilakukan adalah pada komponen mekanis, seperti ketebalan kampas rem dan kondisi cakram. Kampas rem yang sudah menipis harus segera diganti agar tidak merusak piringan cakram. Selain itu, rem tromol di roda belakang juga perlu diperiksa untuk menjaga keseimbangan daya pengereman, termasuk memastikan rem tangan bekerja optimal.

Suzuki juga menekankan pentingnya kualitas minyak rem. Cairan rem yang bersifat higroskopis dapat menyerap uap air sehingga menurunkan titik didih dan memicu korosi pada sistem pengereman. Karena itu, pemilik kendaraan disarankan menggunakan cairan rem sesuai spesifikasi pabrikan, seperti standar DOT 3 atau DOT 4.

Selain itu, pengemudi perlu mewaspadai risiko brake fade saat melintasi jalur turunan panjang di daerah pegunungan. Untuk mengurangi beban kerja rem, pengemudi dianjurkan memanfaatkan teknik engine brake. Pada kendaraan yang telah dilengkapi fitur keselamatan seperti Anti-lock Braking System (ABS), sensor roda juga perlu dipastikan bersih agar sistem bekerja optimal.

Suzuki juga mengimbau pemilik kendaraan segera melakukan pemeriksaan di bengkel resmi jika lampu indikator rem atau ABS menyala di panel instrumen.

Sebagai bagian dari persiapan mudik, Suzuki mendorong pemilik kendaraan melakukan servis berkala guna mencegah potensi kerusakan pada sistem pengereman. Pengemudi juga perlu mewaspadai tanda-tanda gangguan seperti suara berdecit, bau terbakar, atau tarikan rem yang tidak seimbang.

Dalam rangka menyambut musim mudik sekaligus merayakan 15 tahun program Bengkel Siaga, Suzuki akan menggelar siaran langsung bertajuk “15 Tahun Suzuki Bengkel Siaga: Merangkai Cerita Perjalanan” pada 11 Maret 2026 melalui kanal YouTube resmi Suzuki Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, Suzuki ingin memberikan edukasi kepada konsumen mengenai kesiapan teknis kendaraan agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman, pungkasnya. (Rel)