BAZNAS RI Gelar Layanan Kesehatan Gratis 2.000 Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
JAKARTA – Menyambut Ramadan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek online dan pangkalan melalui program Shelter Ojek Sehat (SOS) di 15 titik wilayah Jabodetabek.
Program yang digelar melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ini berlangsung selama sepekan, 11–18 Februari 2026, dengan target menjangkau hingga 2.000 penerima manfaat dari kalangan pekerja sektor informal.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan para pekerja harian tetap sehat dan produktif menjelang bulan suci.
“Menjelang Ramadan, kami ingin memastikan saudara-saudara kita para pengemudi ojek berada dalam kondisi sehat sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk sekaligus tetap produktif mencari nafkah,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Ia menegaskan, kesehatan menjadi fondasi utama produktivitas, terutama bagi pekerja informal yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian di jalan. Menurutnya, program ini juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi syiar kebaikan, bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS dikelola secara amanah dan disalurkan tepat sasaran, sehingga menghadirkan keberkahan bersama di bulan suci,” katanya.
Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menjelaskan layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara cuma-cuma.
“Kita melaksanakan kegiatan ini untuk menjaring para pengemudi ojek, baik pangkalan maupun online, agar menjelang Ramadan mereka dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Fikri saat membuka program di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat.
Menurutnya, momentum pra-Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para pengemudi yang aktivitasnya padat di lapangan. “Kami ingin mereka tetap semangat mencari nafkah dan insya Allah dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik,” tambahnya.
Program ini juga mendapat dukungan dari BAZNAS daerah. Wakil Ketua BAZNAS Kota Depok, Agus Dwi Cahyono, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam memperluas manfaat zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Menjelang Ramadan kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat. Untuk bisa memenuhi kebutuhan pokok, tentu dibutuhkan badan yang sehat dan kuat. Program ini sangat membantu karena dilakukan langsung di tengah aktivitas mereka,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya. Ia menilai layanan kesehatan ini mempermudah akses masyarakat terhadap pemeriksaan medis sekaligus memperkuat solidaritas sosial menjelang Ramadan.
Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh para pengemudi. Muhammad Kotip (58), yang telah 10 tahun menjadi pengemudi ojek online, mengaku terbantu dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan di lokasi pangkalan.
“Biasanya kami malas periksa kesehatan karena harus ke puskesmas atau rumah sakit. Ini langsung di tempat pangkalan, gratis, dapat obat juga. Jadi siap menyambut Ramadan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Tri Juliana (29), pengemudi ojek online selama tujuh tahun. Ia berharap program seperti ini dapat digelar secara rutin.
“Biasanya cek kolesterol atau gula darah bayar. Ini gratis dan dekat dari tempat mangkal. Harapannya bisa dirutinkan lagi supaya driver tetap sehat saat Ramadan,” pungkasnya. (Red)










Tulis Komentar