BMM dan Masjid Istiqlal Resmi Luncurkan Wakaf Al-Qur’an Isyarat untuk Disabilitas
JAKARTA – Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bekerja sama dengan Masjid Istiqlal meluncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara (PDSRW).
Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat tersebut, bertujuan memperluas akses pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an yang inklusif hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
Peluncuran program dilakukan secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua PP Muslimat NU Hj. Arifah Choiri Fauzi, Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU Hj. Khofifah Indar Parawansa, serta Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah menyampaikan, sinergi dengan Masjid Istiqlal menjadi langkah strategis untuk memastikan penyandang PDSRW memiliki kemudahan akses dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.
“Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat ini sejalan dengan misi BMM di bidang pendidikan, yaitu memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an yang inklusif, termasuk bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas rungu wicara,” ujar Tegar.
Ia menambahkan, program ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yakni memastikan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi semua.
Sebagai bagian dari penguatan aksesibilitas, BMM turut menginisiasi program Training of Trainer (ToT) Al-Qur’an Isyarat bagi penyandang PDSRW. Sepanjang 2025, program ini telah dilaksanakan sebanyak 10 batch dan menjangkau 320 peserta di Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Karawang, Surabaya, dan Banyuwangi.
Selain itu, BMM juga telah mendistribusikan 556 paket Al-Qur’an Isyarat, termasuk Juz ‘Amma Isyarat dan buku pembelajaran, kepada penyandang PDSRW di berbagai wilayah Indonesia.
Kolaborasi antara BMM dan Masjid Istiqlal ini menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf yang profesional dan tepat sasaran mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pendidikan Islam yang inklusif dan ramah disabilitas, pungkasnya. (Eko)










Tulis Komentar