BSI–Muhammadiyah Berkolaborasi, 16 Juta Anggota Kini Bisa Bayar Iuran Lewat BYOND

16 Juta Anggota Muhammadiyah Bisa Bayar Iuran Anggota Muhammadiyah Lewat BYOND by BSI. (istimewa)

JAKARTA – Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional melalui kolaborasi strategis dengan Muhammadiyah. Melalui superapps BYOND by BSI, sebanyak 16 juta anggota Muhammadiyah kini dapat melakukan pembayaran iuran keanggotaan secara digital, mudah, dan terintegrasi.

Layanan ini dapat diakses melalui menu Bayar – Iuran Muhammadiyah pada aplikasi BYOND by BSI. Fitur tersebut merupakan hasil sinergi digital antara BSI dan Muhammadiyah yang terhubung dengan sejumlah platform, antara lain MASA (Muhammadiyah Aisyiyah SuperApp) dan SatuMu, sebagai sistem digital terpadu satu data Muhammadiyah.

Saat ini, pengembangan SuperApps Muhammadiyah terus dilakukan untuk mengintegrasikan seluruh layanan digital Persyarikatan, termasuk SatuMu yang dirancang sebagai platform utama tata kelola organisasi Muhammadiyah. SatuMu akan memayungi layanan keanggotaan, organisasi, iuran, tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), kesehatan, hingga layanan pendukung lainnya.

Hingga kini, SatuMu telah menghadirkan dua dari enam fitur utama, yakni Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) yang telah merekam data lebih dari 3 juta anggota, serta Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) yang mencatat struktur organisasi mulai dari Pimpinan Pusat hingga tingkat ranting.

Sementara itu, empat fitur lainnya masih dalam tahap pengembangan, meliputi IuranMU, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), Sistem Manajemen AUM, serta Sistem Manajemen Kesehatan (PKU).

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, mengatakan kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Muhammadiyah sebagai organisasi sosial, ekonomi, dan keagamaan terbesar di Indonesia dengan BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang modern dan terintegrasi.

“Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Muhammadiyah sebagai organisasi sosial, ekonomi, dan keagamaan kemasyarakatan terbesar di Indonesia dengan BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang mudah, aman, dan terintegrasi secara digital,” ujar Kemas.

Melalui integrasi aplikasi MASA dan BYOND by BSI, warga Muhammadiyah kini dapat membayar iuran anggota secara praktis. Selain itu, BSI juga menghadirkan QRIS Soundbox untuk mendukung kemudahan transaksi pembayaran di lingkungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Menurut Kemas, penguatan kapasitas digital menjadi bagian dari komitmen BSI dalam bertransformasi menjadi bank syariah yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Transformasi digital ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem baru yang mendorong pertumbuhan transaksi digital sekaligus memperkuat ekonomi syariah nasional,” pungkasnya. (eko)