Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Hadapi Bencana di Masa Depan, WHO Dorong Kolaborasi Negara G20 Bangun Sistem Kesehatan Global
Selasa, 15-11-2022 - 08:23:34 WIB
Direktur Kesehatan Dunia (WHO), Bruce Aylward katakan tantangan terbesar WHO adalah adanya kesenjangan pelayanan kesehatan dasar
TERKAIT:
 
  • Hadapi Bencana di Masa Depan, WHO Dorong Kolaborasi Negara G20 Bangun Sistem Kesehatan Global
  •  

    Singgalangnews.com,Bali- Pandemi covid-19 yang mengguncang ketahanan global diakui oleh Senior Adviser Direktur Kesehatan Dunia (WHO), Bruce Aylward. Menurut Bruce salah satu tantangan terbesar yang dihadapi  WHO adalah adanya kesenjangan pelayanan kesehatan dasar.


    “Karena pelayanan kesehatan dasar adalah hal yang penting dan menjadi
    kebutuhan besar semua orang. Tetapi kenyataannya, terutama karena pandemi,
    lebih dari 2 miliar orang tidak memiliki akses ke pelayanan Kesehatan,” kata
    Burce dalam diskusi daring yang diadakan oleh Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)
    di Bali, (14/11/22).
    Bruce menyampaikan seluruh sistem kesehatan dunia saat ini mengalami
    kerusakan. Hal tersebut terbukti ketika dunia kehilangan lebih dari 15 juta
    petugas kesehatan karena covid-19. Situasi ini kata Bruce menuntut kerja sama
    yang saling terhubung antara negara.
    “Harus ada kerja sama untuk menambah petugas kesehatan yang cukup,
    memberikan mereka vaksin dan pelatihan yang cukup sehingga mereka bisa
    melakukan pengawasan,” ujar Bruce.
    Sementara ketika ditanya terkait strategi WHO untuk memperbanyak tenaga
    kesehatan, Bruce mengatakan WHO telah hadir lebih dari 150 negara di dunia.
    “Kami hadir secara fisik untuk membantu pemerintah dan mitra kerja kita untuk
    mengatasi berbagai masalah,” pungkasnya dalam diskusi bertema "Komitmen
    G20 Membangun Arsitektur Kesehatan Global."
    Selain itu, lanjut Bruce, WHO juga memiliki jaringan yang sangat luas untuk
    memantau negara-negara yang telah menyelesaikan masalah kesehatan ini.


    “Banyak negara sudah bisa menyelesaikan permasalahan utama kesehatan dan
    memecahkan tantangan dalam sistem perawatan kesehatan utama," tegasnya.
    “Kami melihat ada beberapa kemajuan besar di beberapa tempat di India,
    Indonesia dan juga beberapa tempat di Afrika," imbuhnya.
    Indonesia sendiri, kata Burce, telah melakukan pekerjaan yang luar biasa.
    Pertama memastikan Indonesia memiliki cukup petugas kesehatan dan
    kemudian memastikan bahwa mereka memiliki pelatihan dan peralatan yang
    mereka butuhkan, terutama di masa pandemi.
    “Indonesia telah bekerja dengan keras untuk membuat lebih banyak vaksin,
    serta cara membuat lebih banyak obat, bagaimana cara memperluas kapasitas
    produksi," terangnya.
    "Jadi Indonesia telah belajar banyak dari pelajaran luar biasa (covid-19-red) dan
    ini dapat dibagikan untuk membantu negara-negara lainnya di dunia. Ini yang
    dilakukan Indonesia dalam presidensi G20 ini," tukasnya.
    Pada kesempatan yang sama, Burce mengatakan, pihaknya akan terus
    mendorong program saling membantu antara negara dan saling memberi
    masukan untuk bisa membuat sistem yang lebih baik.
    Sebagai informasi, ada tiga fokus yang didorong Indonesia dalam memperkuat
    arsitektur kesehatan global dalam Presidensi G20 Tahun 2022. Pertama,
    komitmen untuk membangun ketahanan sistem kesehatan global yang
    membutuhkan mobilisasi sumber daya kesehatan dan keuangan yang esensial
    atau melakukan pencegahan, kesiapsiagaan dan merespon pandemi atau
    Prevention, Preparedness and Response (PPR), selain peningkatan sistem
    pengawasan kesehatan global.
    Kedua, melakukan harmonisasi standar protokol kesehatan global. Hal itu dinilai
    penting untuk mendorong mobilitas masyarakat di seluruh dunia dan kembali
    menggerakkan ekonomi. Terakhir, yakni penguatan arsitektur akan didorong
    dengan memperluas pusat manufaktur global yang akan mencakup vaksin,
    terapi, diagnostik ke negara-negara berkembang, serta berbagi pengetahuan
    mengenai PPR dalam krisis kesehatan. (pri)




     
    Berita Lainnya :
  • Wapres RI Melalui BAZNAS Salurkan 600 Paket Sembako ke Rumah Ibadah Papua
  • AASI Luncurkan “Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah di Indonesia”
  • Bank Muamalat dan BMM Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa Cianjur
  • Niantic Inc, Resmi Luncurkan Pokemon GO Bahasa Indonesia
  • Visa dan UOB Umumkan Pemenang Reward Nasabah Menyaksikan FIFA World Cup 2022 di Qatar
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wapres RI Melalui BAZNAS Salurkan 600 Paket Sembako ke Rumah Ibadah Papua
    02 AASI Luncurkan “Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah di Indonesia”
    03 Bank Muamalat dan BMM Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa Cianjur
    04 Niantic Inc, Resmi Luncurkan Pokemon GO Bahasa Indonesia
    05 Visa dan UOB Umumkan Pemenang Reward Nasabah Menyaksikan FIFA World Cup 2022 di Qatar
    06 Ajak Gaya Hidup Berbagi, BAZNAS Dorong Mahasiswa Jadi Duta Zakat
    07 ITC dan Unilever Dorong Procurement yang Responsif Gender pada Sektor Swasta Indonesia
    08 DPR Dukung Penguatan Kelembagaan BAZNAS Secara Nasional
    09 Isuzu Indonesia Raih Gelar Triple Star Aftersales Award Dunia
    10 Mustahik Binaan BAZNAS Berhasil Panen Raya Pepaya California
    11 Edelweiss Care Kirim Tim Medis dan Trauma Healing
    12 Yayasan WINGS Peduli Distribusikan Kebutuhan Korban Gempa Bumi Cianjur
    13 Novita Emilda Salurkan Bantuan Logistik ke Pedalaman Gempa Cianjur
    14 Untuk Rekonstruksi Ponpes dan Rumah Ibadah Gempa Cianjur, BAZNAS Targetkan Pegumpulan Rp50 Miliar
    15 Xiaomi Unggulan 4 Fitur pada Tablet Redmi Pad
    16 Weswey Ngetop Dari Cover Lagu Lounching Lagu Tolong Bilang
    17 Ajinomoto Gandeng BAZNAS Serahkan Bantuan Pengungsi Korban Gempa Cianjur
    18 Dukung Pemulihan Trauma Gempa Cianjur, BAZNAS Hadirkan Layanan Psikososial Anak
    19 Hasil Penelitian, Penyebab Terbanyak Gagal Ginjal Akut adalah Intoksikasi Obat
    20 Optimalkan Investasi Masa Depan, UOB Indonesia luncurkan UOB Wealth Fair 2022
    21 Bantu Warga Terdampak Gempa Cianjur, BAZNAS Dirikan Pos Layanan Kesehatan
    22 Korban Gempa Cianjur, BAZNAS Dirikan Dapur Umum
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS