Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Adanya Masakan Padang Rendang Babi di Jakarta Bertentangan dengan Falsafah Masyarakat Minangkabau
Minggu, 12-06-2022 - 10:18:04 WIB
TERKAIT:
 
  • Adanya Masakan Padang Rendang Babi di Jakarta Bertentangan dengan Falsafah Masyarakat Minangkabau
  •  

    Singgalangnews.com,Padang-Viral adanya pedagang di Jakarta yang menjual rendang babi dengan mengatas namakan masakan padang mendapat reaksi keras dari Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, Pimpinan DPRD Sumbar, Suwirpen Suib, dan Sekum LKAAM Sumbar, Jasman Dt. Bandaro Bendang.

    Diketahui menu tersebut berasal dari Restoran Babiambo Nasi Padang Babi. Restoran tersebut berlokasi di Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.

    Menurut Gubernur, hal ini sangat bertentangan dengan falsafah masyarakat Minangkabau yang berlandaskan ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah).

    "Harusnya ini tak boleh terjadi, karena masakan padang, atau masakan minang itu identik dengan makanan halal sesuai dengan falsafah dan adatnya yang berlandaskan Islam dan ABS-SBK. Seluruh masakan pakai nama padang itu adalah makanan halal. Itu sudah jelas," tegas gubernur.

    "Makanya harus di cek lagi, apakah ada izinnya, kenapa pakai nama padang, apakah orang padang atau tidak" ujar Gubernur

    Gubernur juga sudah meminta melalui Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) yang ada di Jakarta melakukan pengecekan apakah restoran tersebut sudah mempunyai izin dari Dinas atau Sudin Parekraf dan PTSP.

    "Pada intinya tidak boleh lagi ada masakan Padang yang non halal, kita harus pastikan masakan padang itu semuanya halal dan dapat dikonsumsi oleh umat muslim. Kedepan harus ada sertifikasi oleh IKM, mana yang asli padang, mana yang bukan. Nanti ada stikernya," tambah gubernur.

    Gubernur juga merespon terkait keberadaan restoran tersebut yang ada di aplikasi layanan pesan antar. Pihaknya menyampaikan restoran Babiamboo itu sudah di hapus dari daftar restoran pada aplikasi layanan pesan antar makanan.

    Terkait dengan di Sumbar, Gubernur mengatakan, mempedomani Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal, memberi ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengawasan jaminan produk halal.

    "Seiring dengan hal tersebut Pemda Provinsi Sumatera Barat telah menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal yang menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mengembangkan industri halal dengan memberi kesempatan seluas-luasnya bagi para pelaku usaha produk halal khususnya pelaku dibidang kuliner baik usaha makanan dan minuman untuk berpartisipasi melakukan sertifikasi halal," serunya.

    Sementara itu, hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Suwirpen Suib. Ia mengatakan, Sumbar identik dengan  keislaman masyarakatnya. Sehingga kalau ada yang mengatakan restoran padang ada babi itu merupakan bentuk penghinaan kepada masyarakat Sumbar.

    "Kita doakan restoran tersebut tidak bertahan lama, dan akan tutup sendiri nantinya, saya harap semoga nantinya tidak ada pihak yang akan meniru restoran tersebut," lanjutnya.

    Ia juga mengatakan banyak pihak yang menyesal terkait beredarnya rendang babi yang juga dijual di platform market place tersebut karena memakai unsur minang.

    Kecaman keras juga datang Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar. Sekretaris Umum LKAAM Sumbar, Jasman, Dt. Bandaro Bendang, menyampaikan bahwa masakan Minangkabau ataupun masakan padang sangat identik dengan makanan halal.

    Dengan adanya peristiwa ini, Jasman khawatir akan menurunnya minat konsumen untuk datang ke rumah makan padang karena peristiwa ini. Oleh sebab itu, Jasman mendukung penuh apa yang disampaikan gubernur, agar pihak berwenang dan terkait bisa menyelesaikan persoalan ini.

    "Saya sangat setuju sekali dan mendukung penuh dengan apa yang disampaikan pak Gubernur, agar kedepan hal ini tidak boleh terulang lagi. Harus ada izin yang jelas untuk rumah makan, khususnya rumah makan padang yang identik dengan makanan halal. Sebab jika dibiarkan akan berdampak pada berkurangnya minat orang untuk ke rumah makan padang. Jangan nanti orang akan ragu-ragu makan di restoran padang. Ketua Umum LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt. Nan Sati juga menegaskan akan meminta pertanggungjawaban pemilik restoran tersebut secara hukum ," kata Jasman. (@Humas Pemprov Sumbar/Dpri)




     
    Berita Lainnya :
  • Deddy Mizwar : Setiap Air yang Diteguk Adalah Keputusan Politik Karenanya Politik Harus Ada di Fikir
  • Penjelasan IKM Mampu Menyerap Sebanyak 18,64 Juta Tenaga Jerja
  • Islamic Book Fair 2022, BSI Kenalkan Program 100% Kebaikan Tabungan Wadiah
  • Dukung Gaya Hidup Sehat ADVAN Kenalkan Smartwatch StartGo Army
  • BPKH bersama BAZNAS Gelar Khitanan Massal 400 Anak Kurang Mampu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Deddy Mizwar : Setiap Air yang Diteguk Adalah Keputusan Politik Karenanya Politik Harus Ada di Fikir
    02 Penjelasan IKM Mampu Menyerap Sebanyak 18,64 Juta Tenaga Jerja
    03 Islamic Book Fair 2022, BSI Kenalkan Program 100% Kebaikan Tabungan Wadiah
    04 Dukung Gaya Hidup Sehat ADVAN Kenalkan Smartwatch StartGo Army
    05 BPKH bersama BAZNAS Gelar Khitanan Massal 400 Anak Kurang Mampu
    06 Tingkatkan Potensi Zakat Dalam Kesejahteraan Umat, BAZNAS dan DMI Bersinergi
    07 OPPO Indonesia Ungkap Desain dan Keunggulan Kamera OPPO Reno8
    08 BCA Syariah Bukukan Laba Bersih Tembus Rp45,4 Miliar
    09 BAZNAS Salurkan Bantuan Modal Usaha Kelompok Difabel di Gianyar
    10 Penuhi Gaya Hidup Berkelanjutan, Acer Gelar Acer Day 2022
    11 Wings Care Luncurkan SoKlin Liquid Nature Series Provence Lavender, Deterjen Pertama di Indonesia
    12 BAZNAS Salurkan Paket Kurma ke Panti Sosial dan Panti Rehabilitasi Disabilitas Mental di Bekasi
    13 Baby Happy Diapers Salurkan 600 Popok untuk Keluarga Indonesia
    14 Jaga Daya Tahan Tubuh, Buavita Luncurkan Kampanye #AyoMinumBuah
    15 Jaga Kepercayaan Masyarakat, BAZNAS Terapkan Prinsip 3A Pengelolaan Zakat
    16 Ajak Hidup Sehat Eskayvie Dorong Usahawan Indonesia Kembangkan Bisnis Eskayvie Nexus
    17 BPKH Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan Tiga Ambulans di Jawa Tengah
    18 PT Mustika Ratu Tbk Ekspansi Pasar ke Rusia
    19 BAZNAS Terjunkan Tim Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang Parigi Moutong Sulteng
    20 Tingkatkan Kualitas Pesantren, BAZNAS Luncurkan Program Beasiswa Cendekia Ma'had Aly 2022
    21 Pesan Terakhir Kusumo Sebelum Meninggal Pada Tedy Prangi
    22 Ekonomi Sirkular Bukan Hanya Soal Daur Ulang Sampah
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS