Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Mendag Lutfi Optimis Perekonomian ASEAN akan Kembali ke Kondisi Sebelum Pandemi
Kamis, 19-05-2022 - 14:51:56 WIB
TERKAIT:
 
  • Mendag Lutfi Optimis Perekonomian ASEAN akan Kembali ke Kondisi Sebelum Pandemi
  •  

    Singgalangnews.com,Jimbaran– Menteri Perdagangan (Mendag) RI Muhammad Lutfi dan Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) kembali menggelar pertemuan pada AEM Special Meeting di Jimbaran, Bali, hari ini, Rabu (18/5/2022).


    Pertemuan dipimpin Mendag Lutfi, yang juga merupakan inisiator acara. 


    Para Menteri Ekonomi dari 10 negara ASEAN berupaya mempersatukan pemahaman dan cara pandang dalam membahas berbagai isu. Mulai dari evaluasi hasil KTT.


    Khusus Amerika Serikat (AS)-ASEAN minggu lalu, menganalisis situasi ekonomi dunia, kondisi, tantangan dan prioritas pembagunan masing-masing negara; memperlancar rantai pasokan antar negara ASEAN; serta memastikan semakin terintegrasinya perekonomian ASEAN terhadap rantai pasok dunia.


    Pertemuan khusus tersebut juga membahas proposal kerja sama yang diajukan kawasan ekonomi lainnya.


    Contohnya sepertI Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang didorong AS, Strategi on IPEF yang didorong Uni Eropa, dan ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF), yang merupakan komitmen bersama ASEAN dalam memulihkan perekonomian kawasan.


    Demikian juga evaluasi atas relevansi dan efektivitas dari berbagai aspek yang selama ini menjadi keunikan, keistimewaan, dan kekuatan ASEAN. Seperti yang selama ini dikenal dengan the ASEAN Way yang terdiri dari kesatuan ASEAN (unity), sentralitas ASEAN (centrality) dan komunitas (community) ASEAN.
    Selain itu pembahasan juga mencakup penilaian bersama atas the ASEAN Charter, serta perlunya untuk lebih memberdayakan Sekretariat ASEAN.


    "Suasana pertemuan yang bebas dan informal menciptakan kebersamaan dan kepercayaan antarnegara anggota ASEAN. Kami mengapresiasi Mendag Lutfi yang telah membuatnya sedemikian rupa," kata Deputy Secretary-General of ASEAN for ASEAN Economic Community Satvinder Singh.


    Mendag Lutfi juga menyampaikan optimismenya bahwa perekonomian ASEAN akan kembali ke kondisi sebelum pandemi. “Kami optimistis bahwa perekonomian ASEAN akan kembali ke kondisi sebelum pandemi, dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) diperkirakan mencapai 4,9 persen pada 2022 dan 5,2 persen pada 2023. Meski demikian, ASEAN harus siap dan waspada terhadap berbagai dinamika global yang dapat berkembang di masa depan. Implementasi dari ACRF perlu dipercepat,” tegas Mendag Lutfi.


    Selain itu, Mendag menyampaikan pentingnya mempercepat implementasi secara penuh dan efektif dari persetujuan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) sebagai kontributor pemulihan ekonomi dari pandemi.


    Pertemuan ini juga memberi arahan terkait isu-isu perubahan iklim dan menjadi wujud upaya komitmen Paris Agreement Under the United Nations Framework Convention on Climate Change.


    “Indonesia menekankan komitmennya untuk segera mengimplementasikan RCEP dan menyambut baik soliditas ASEAN dalam menghadapi berbagai isu regional dan global yang berkembang saat ini. Salah satunya, kebijakan terkait lingkungan yang dikeluarkan secara unilateral yang berpotensi menjadi hambatan perdagangan. Sehingga ASEAN perlu mencari langkah kolektif agar agenda terkait lingkungan dan ekonomi dapat berjalan secara berkesinambungan,” tegas Mendag.


    Menanggapi keinginan Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk meningkatkan kerja sama dengan kawasan Indo–Pasifik, para Menteri Ekonomi ASEAN menyampaikan pentingnya sentralitas ASEAN dalam membangun arsitektur kawasan yang lebih luas.


    Mendag Lutfi menegaskan kembali apa yang sudah diserukan Presiden Jokowi dalam KTT AS-ASEAN minggu lalu mengenai pentingnya menjadikan dokumen ASEAN Outlook on Indo–Pacific (AOIP) sebagai acuan kerja sama ASEAN ke depan.


    "AOIP adalah sikap resmi ASEAN untuk membuka seluas-luasnya peluang kerjasama perekonomian dengan kawasan manapun selama dilakukan dengan terbuka dan inklusif. Sudah menjadi karakter utama ASEAN yang selalu mendorong kolaborasi yang bermanfaat dibandingkan persaingan yang sehat. Apalagi rivalitas yang ujungnya hanya mempertajam perbedaan dan membuka potensi konflik,” pungkas Mendag Lutfi.(dpri)




     
    Berita Lainnya :
  • Deddy Mizwar : Setiap Air yang Diteguk Adalah Keputusan Politik Karenanya Politik Harus Ada di Fikir
  • Penjelasan IKM Mampu Menyerap Sebanyak 18,64 Juta Tenaga Jerja
  • Islamic Book Fair 2022, BSI Kenalkan Program 100% Kebaikan Tabungan Wadiah
  • Dukung Gaya Hidup Sehat ADVAN Kenalkan Smartwatch StartGo Army
  • BPKH bersama BAZNAS Gelar Khitanan Massal 400 Anak Kurang Mampu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Deddy Mizwar : Setiap Air yang Diteguk Adalah Keputusan Politik Karenanya Politik Harus Ada di Fikir
    02 Penjelasan IKM Mampu Menyerap Sebanyak 18,64 Juta Tenaga Jerja
    03 Islamic Book Fair 2022, BSI Kenalkan Program 100% Kebaikan Tabungan Wadiah
    04 Dukung Gaya Hidup Sehat ADVAN Kenalkan Smartwatch StartGo Army
    05 BPKH bersama BAZNAS Gelar Khitanan Massal 400 Anak Kurang Mampu
    06 Tingkatkan Potensi Zakat Dalam Kesejahteraan Umat, BAZNAS dan DMI Bersinergi
    07 OPPO Indonesia Ungkap Desain dan Keunggulan Kamera OPPO Reno8
    08 BCA Syariah Bukukan Laba Bersih Tembus Rp45,4 Miliar
    09 BAZNAS Salurkan Bantuan Modal Usaha Kelompok Difabel di Gianyar
    10 Penuhi Gaya Hidup Berkelanjutan, Acer Gelar Acer Day 2022
    11 Wings Care Luncurkan SoKlin Liquid Nature Series Provence Lavender, Deterjen Pertama di Indonesia
    12 BAZNAS Salurkan Paket Kurma ke Panti Sosial dan Panti Rehabilitasi Disabilitas Mental di Bekasi
    13 Baby Happy Diapers Salurkan 600 Popok untuk Keluarga Indonesia
    14 Jaga Daya Tahan Tubuh, Buavita Luncurkan Kampanye #AyoMinumBuah
    15 Jaga Kepercayaan Masyarakat, BAZNAS Terapkan Prinsip 3A Pengelolaan Zakat
    16 Ajak Hidup Sehat Eskayvie Dorong Usahawan Indonesia Kembangkan Bisnis Eskayvie Nexus
    17 BPKH Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan Tiga Ambulans di Jawa Tengah
    18 PT Mustika Ratu Tbk Ekspansi Pasar ke Rusia
    19 BAZNAS Terjunkan Tim Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang Parigi Moutong Sulteng
    20 Tingkatkan Kualitas Pesantren, BAZNAS Luncurkan Program Beasiswa Cendekia Ma'had Aly 2022
    21 Pesan Terakhir Kusumo Sebelum Meninggal Pada Tedy Prangi
    22 Ekonomi Sirkular Bukan Hanya Soal Daur Ulang Sampah
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS