Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
BAZNAS Berikan Cara Pencegahan Penyakit Ternak
Sabtu, 14-05-2022 - 06:58:39 WIB
TERKAIT:
 
  • BAZNAS Berikan Cara Pencegahan Penyakit Ternak
  •  

    Acara sosialisasi digelar secara daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Jumat (13/5), dihadiri para peternak Balai Ternak BAZNAS di seluruh Indonesia. (Doc.BAZNAS)


    SinggalangNews.com, Jakarta - Dalam menanggulangi wabah penyakit ternak, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar acara sosialisasi Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.


    Diharapkan acara sosialisasi tersebut memberi pengetahuan kepada para peternak di seluruh Balai Ternak BAZNAS maupun tempat lain untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkiti hewan ternak.


    Plt Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo dalam sambutannya, Jumat (13/5/2022), "Hal ini menjadi sangat penting, sebagai bentuk mitigasi sehingga kita bisa mengantisipasi wabah penyakit ini. Selain itu, ini juga menjadi bentuk ikhtiar kita untuk melakukan pembinaan dan penguatan kepada para peternak di Balai Tenak sehingga dapat lebih memiliki pengetahuan dan juga keterampilan dalam mengantisipasi wabah penyakit ini."


    Selain sosialisasi, BAZNAS juga terus memberikan pendampingan secara ketat dan berkala kepada seluruh peternak. Berbagai langkah antisipasi sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari guna menjaga kesehatan hewan ternak, terlebih jelang Hari Raya Iduladha mendatang.


    BAZNAS sigap dalam menjaga kesehatan hewan ternak, salah satu caranya adalah dengan membatasi keluar masuknya ternak maupun orang ke lokasi Balai Ternak BAZNAS dan kandang peternak rakyat; melakukan penyemprotan kandang, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kerja dengan desinfektan yang efektif; memberikan pakan dan obat vitamin sehingga meningkatkan imunitas ternak; melakukan koordinasi dengan dinas setempat untuk mencegah timbulnya wabah.


    Sementara itu, Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Ajat Sudarjat menjelaskan dalam paparannya, virus penyebab penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak bisa bertahan di lingkungan selama tiga bulan atau lebih. Virus itu bisa hidup lebih lama di iklim yang sangat dingin apabila ada bahan organik atau sumber alami, dan daerah lembap yang terlindung dari sinar matahari.


    "Virus ini bisa kita inaktivasi atau dimatikan pada pH di bawah 6 dan pH lebih dari 9. Jadi untuk mematikannya dengan cara diberikan bahan yang bisa membuat suasana dari inang si virus itu asam. Salah satunya bahan yang digunakan di disinfektan. Makanya pemilihan disinfektan sangat mempengaruhi," katanya.


    Selain itu, Ajat menjelaskan, virus ini bisa bertahan hidup di tulang, kelenjar, susu, produk susu lainnya. Yang harus diperhatikan peternak adalah proses penularannya.


    Proses penularan bisa melalui berbagai cara. Proses masuk virus ke tubuh hewan ternak bisa melalui inhalasi, konsumsi makanan ternak, lecet kulit, selaput lendir. Bisa juga melalui aerosol pernapasan (lewat udara), kontak langsung melalui cairan vesikular.


    Ajat mengimbau, para peternak dapat terus menjaga kesehatan hewan ternak guna mencegah penularan virus ini. Kewaspadaan tinggi harus diterapkan demi menjaga kualitas hewan ternak di lingkungan Balai Ternak BAZNAS.(sm_r)




     
    Berita Lainnya :
  • Presiden Nyatakan Perang Perburuk Situasi Ekonomi, Mendag Lutfi Bahas Upaya Pemulihan Bersama Negara
  • Indonesia Targetkan Naik Kelas Jadi Negara Maju, Mendag Lutfi: ASEAN Harus Kompak Respon Perkembanga
  • ALAMI Tingkatkan UMKM Melalui Teknologi Berbasis Syariah
  • BAZNAS Berikan Cara Pencegahan Penyakit Ternak
  • Bertemu Duta Besar USTR, Mendag: Dorong Kerja Sama Ekonomi Digital ASEAN-AS Untuk Pemberdayaan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Presiden Nyatakan Perang Perburuk Situasi Ekonomi, Mendag Lutfi Bahas Upaya Pemulihan Bersama Negara
    02 Indonesia Targetkan Naik Kelas Jadi Negara Maju, Mendag Lutfi: ASEAN Harus Kompak Respon Perkembanga
    03 ALAMI Tingkatkan UMKM Melalui Teknologi Berbasis Syariah
    04 BAZNAS Berikan Cara Pencegahan Penyakit Ternak
    05 Bertemu Duta Besar USTR, Mendag: Dorong Kerja Sama Ekonomi Digital ASEAN-AS Untuk Pemberdayaan UMKM
    06 Frisian Flag Indonesia Serahkan Beasiswa Pendidikan
    07 Sinergi dengan Satgas Pangan dan Bea Cukai, Kemendag Gagalkan Ekspor Minyak Goreng ke Timor Leste
    08 Usai Idul Fitri 1443 H Meningkat Permohonan Meningkat
    09 Kemdikbudristek Dukung Acer Smart School Awards 2022
    10 Canon EOS R5 C Kamera Hybrid Mirrorless Sinema
    11 Wow Grop Musik Rock Ini Berbeda dari Lainnya
    12 Tingkatkan Literasi Nasabah BSI Gandeng BPN
    13 Canon Hadirkan Kamera PowerShot PICK Ambil Foto dan Video Otomatis
    14 BAZNAS Optimalkan Pelayanan Pos Siaga Mudik Selama Arus Balik
    15 Wiliam Buyung Menjadi Country Manager VMware Indonesia
    16 BIM Terbangkan 12.568 Pemudik Tinggalkan Sumatera Barat
    17 realme Dukung Babak Grand Final 2022 PMPL ID SPRING
    18 Tarik Wisatawan ke-Sumut, Humbahas Gelar Pentas Pesona Senandung Danau Toba
    19 BSI dan ASDP Sediakan Mobil Mushola di Empat Pelabuhan
    20 Ini Hasil Sidang Isbat Idul Fitri 1443 H. Hasilnya Tidak Disangka
    21 Muhammadiyah Tetapkan 2 Mei Idul Fitri 1443 H, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat
    22 PT Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Rp370 Juta ke BAZNAS
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS