Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Tingkatkan Layanan Turbin Gas HA
GE Rampungkan Proyek Turbin AMRT Center Singapura
Rabu, 24-11-2021 - 00:13:54 WIB
TERKAIT:
 
  • GE Rampungkan Proyek Turbin AMRT Center Singapura
  •  

    SinggalangNews.com, Jakarta - Sebuah perusahaan pemimpin global di bidang teknologi, layanan dan solusi sektor tenaga gas, GE umumkan penyelesaian dan pengiriman pertama untuk komponen turbin gas HA yang diperbaiki di Advanced Manufacturing & Repair Technology Center (AMRT), yang baru dibuka di Singapura.


    Advanced Manufacturing & Repair Technology (AMRT) sebagai Pusat Riset dan Pengembangan terbaru dari GE sebagai bentuk komitmen untuk pengembangkan kapabilitas perbaikan turbin gas HA


    AMRT Center yang berlokasi di Global Repair Solutions Singapore Center (GRSS) yang telah berdiri sejak 2019 dengan dukungan Singapore Economic Development Board (EDB), merupakan pusat riset dan pengembangkan untuk meningkatkan kemampuan perbaikan turbin gas HA dari GE.


    Pengiriman pertama ini merupakan pencapaian signifikan setelah pengumuman GE tahun 2019 untuk menginvestasikan hingga $60 juta selama 10 tahun, yang mendukung GRSS menjadi pemimpin dalam pengembangan, implementasi, dan perbaikan teknologi pembangkit listrik dunia.


    Komitmen ini dirancang untuk memperkuat kemampuan perbaikan secara global, dengan fokus khusus di Asia. Di mana GE memiliki lebih dari 90% kemampuan untuk perbaikan turbin gas heavy duty dengan kapasitas terpasangyang terus berkembang.


    Mr Tan Kong Hwee, Executive Vice President for the Singapore Economic Development Board, menjelaskan, “Selamat kepada GE atas keberhasilan pengiriman komponen turbin gas HA pertama yang diperbaiki di AMRT Center, yang memanfaatan teknologi manufaktur canggih."


    Menurutnya, selain itu dengan basis talenta berbakat dan infrastruktur yang kuat di Singapura, AMRT Center akan memainkan peran penting dalam memajukan program perbaikan GE Gas Power.


    “Pusat Layanan ini akan mendukung ambisi ‘Manufacturing 2030’ agar kami bisa menjadi pusat bisnis global, inovasi, dan talenta berbakat untuk manufaktur canggih dan teknologi turbin gas yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.


    Penanaman investasi tersebut juga memungkinkan lini bisnis ini untuk berkembang dari 250 menjadi 350 tenaga kerja dalam kurun waktu dua tahun, yakni pada bisnis turbin HA dan Aeroderivative. Kedepannya akan menambah lebih banyak lagi pekerjaan untuk perbaikan turbin HA yang lebih kompleks, termasuk memperbaiki komponen berteknologi tinggi, seperti nozel dan bilah turbin HA.


    Empat bagian baru untuk memperbaiki komponen HA Hot Gas Path (HGP) juga turut ditambahkan guna mendukung permintaan global dalam hal perbaikan komponen turbin 9HA. Pada musim semi 2022, GRSS akan memenuhi syarat untuk perbaikan komponen turbin 7HA HGP di wilayah Asia.


    Di lokasi yang diperluas, AMRT Center yang baru ini secara signifikan telah meningkatkan kemampuan penelitian dan pengembangan GE dengan berfokus pada aplikasi manufaktur canggih, mesin yang adaptif, kemampuan pengelasan, dan teknologi inspeksi.


    AMRT Center ini juga sedang dalam proses pengembangan kemampuan untuk pembersihan ion hidrogen flourida yang diharapkan dapat terselesaikan pada akhir tahun 2021.


    “Kami bangga GRSS berhasil memperbaiki komponen turbin HA mulai tahun ini. Seiring dengan pertumbuhan populasi dan permintaan listrik di Asia, kami menyadari bahwa GE perlu memperluas Pusat Layanan untuk lebih mendukung kemampuan perbaikan turbin HA secara global, dengan fokus khusus di regional,” kata Jim Vono, President, Services, Asia Pasific, and South Asia, GE Gas Power.


    Ia menjelaskan, ini salah satu fasilitas perbaikan turbin gas terbesar yg dimiliki oleh GE secara global, yg memiliki kemampuan khusus untuk perbaikan turbin gas HA, selain turbin gas canggih lainnya di Singapura.


    Untuk kedepannya, perbaikan turbin gas HA ini akan menjadi bagian penting bagi pemilik dan operator turbin gas HA, yang diharapkan mereka akan merasakan manfaat dari LEAN lines dengan perbaikan yang lebih efisien, peningkatan signifikan pada lead time, dan pengiriman perbaikan dalam kebutuhan outage mereka, tambah Jim.


    Dengan 60 persen populasi dunia, 45 persen penggunaan listrik dunia, dan 20 persen pembangunan basis global, Asia bukan hanya menjadi wilayah regional terbesar, tapi juga menjadi basis turbin gas dengan perkembangan yang pesat.


    Saat ini lebih dari sepertiga turbin sudah tersedia atau dalam pemesanan, dan dengan laju pertumbuhan di Asia, persentase turbin HA  juga diperkirakan akan semakin meningkat.


    GRSS, sebagaimana pusat perbaikan lainnya di Asia, seperti PT GE Nusantara Turbine Services di  Indonesia, merupakan bagian dari jaringan luas kemampuan perbaikan GE skala lokal untuk turbin gas aeroderivatif dan heavy-duty guna melayani pelanggan dan keandalan aset serta memberikan dukungan 24 jam.


    Jaringan perbaikan ini juga sebagai bentuk komitmen GE untuk inovasi regional dan pengembangan talenta lokal. Hingga saat ini, GE memiliki lebih dari 1.000 turbin gas yang sudah tersedia di wilayah Asia.


    GE Gas Power juga memiliki 21 lokasi konstruksi pembangkit listrik, delapan lokasi O&M, enam pusat perbaikan, dan lima perusahaan gabungan agar dapat mendukung pelanggan.


    Pembangkit listrikH-Class Combined Cycle milik GE dirancang untuk mendukung upaya dekarbonasi tenaga gas: ini merupakan pembangkit yang paling responsif dan fleksibel di industri, yang memungkinkan operator jaringan untuk dapat menyalurkan daya dengan cepat dan pelengkap yang baik bagi sumber energi terbarukan.


    Pembangkit listrikH-Class Combined Cycle ini kini memiliki kemampuan menggunakan sampai 50 persen volume hidrogen jika bercampur dengan gas alam dan dengan arah pengembangan teknologi untuk dapat mencapai 100 persen hidrogen pada platform ini di dekade selanjutnya. (sm_r)




     
    Berita Lainnya :
  • ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
  • BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
  • BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
  • BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
  • Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
    02 BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
    03 BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
    04 BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
    05 Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
    06 BAZNAS Bangun Pos Kesehatan Korban Erupsi Gunung Semeru
    07 Ketua BAZNAS RI : Ajak Gerakan Zakat Bantu Korban Erupsi Semeru
    08 Unboxing Samsung Galaxy A52, Ponsel Rasa Flagship Rp4 Jutaan
    09 BAZNAS Terjunkan Tim Tanggap Bencana
    10 Roche Indonesia Bersama MRCCC Siloam Gelar Forum Diskusi Interaktif
    11 Wujudkan Kualitas SDM, BSI dan Yayasan BSMU Luncurkan Beasiswa Scholarship
    12 Samsung Galaxy A52 Jadi Ponsel Kreativitas Anak Muda Tanpa Batas
    13 Royalti! Masih Pura-Pura Baik-Baik Saja, Kawan-Kawan Musisi?
    14 Makuku Family Gelar Webinar Penggunaan Popok Pada Anak
    15 Meriahkan Harbolnas 2021, Blibli Hadirkan Dikagetin Histeria 12.12
    16 Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
    17 Pegiat Zakat dari 37 Negara Hadiri Konferensi Internasional WZF 2021
    18 Samsung Galaxy A32 Smartphone Awesome dengan Fitur Mumpuni
    19 Perluas Jaringan, BCA Syariah Resmikan Kantor Baru di Banyuwangi
    20 Canon Luncurkan EOS R3, Kamera Flagship Mirrorless Full-frame
    21 RiaMiranda Gelar Annual Show 2022
    22 BAZNAS Luncurkan Program Balai Ternak Kelompok Unggas Jateng
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS