Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Indonesia Tegaskan Komitmen Tanggulangi Perubahan Iklim
Selasa, 23-11-2021 - 21:10:13 WIB
Sahid Junaidi
TERKAIT:
 
  • Indonesia Tegaskan Komitmen Tanggulangi Perubahan Iklim
  •  

    Jakarta – Indonesia menyatakan komitmen yang kuat untuk berperan dalam menanggulangi perubahan iklim dunia. Langkah ini tengah diperkuat dengan perumusan sejumlah kebijakan, khususnya di sektor energi.

    Hal ini diungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sahid Junaidi saat diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk Presidensi G20: EBT Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060, Senin (22/11/2021).

    Komitmen ini dikatakan Sahid juga telah disampaikan saat Conference of Parties (COP) ke-26 di Glasgow, UK, beberapa waktu lalu.

    "Bagi kami di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), juga bagi masyarakat Indonesia, konferensi itu (COP 26) sangat penting karena menambah ambisi, menambah komitmen untuk segera bertransformasi kepada Energi Baru Terbarukan (EBT)," katanya.

    Penanganan perubahan iklim dikatakannya harus selalu digaungkan Indonesia demi mencapai target penurunan emisi maupun Net Zero Emission (netralitas karbon) yang ditargetkan akan tercapai di tahun 2060 atau lebih awal.

    Sebagai wujud dari ambisi besar tersebut, pemerintah telah merumuskan peta jalan menuju netral karbon di tahun 2060 atau lebih cepat sesuai Strategi Jangka Panjang untuk Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim (Long-Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilence/LTS-LCCR).

    Dengan demikian, lanjut Sahid, COP 26 membawa semagat baru untuk bersama-sama segera memasuki transisi energi melalui energi baru terbarukan.

    Sahid menambahkan, kondisi energi di Indonesia saat ini menunjukkan jika konsumsi minyak lebih besar dibandingkan produksinya. Konsumsi minyak mencapai sekitar 1,5 juta bopd/barel of oil per day (barel minyak per hari). Sedangkan tingkat produksi hanya sekitar 700 bopd.

    Menurutnya, produksi minyak yang terus menurun dan konsumsi yang makin meningkat memberikan dampak pada tingginya impor dan defisit neraca perdagangan. "Sehingga perlu utilisasi sumber daya alternatif untuk mengurangi ketergantungan dan impor BBM," ujar Sahid.

    Ia menjelaskan, energi fosil masih mendominasi bauran energi primer di Indonesia. Pada tahun 2020, batu bara masih mendominasi pangsa pemanfaatan energi nasional yakni sebesar 38,0%, diikuti oleh Minyak Bumi sebesar 31,6%, lalu Gas Alam sebesar 19,2%, dan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 11,2%.

    "Jadi terlihat bahwa pemanfaatan EBT sebagai sumber energi yang ramah lingkungan masih rendah, padahal potensi EBT sangat besar," kata Sahid.

    Dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir, penambahan kapasitas pembangkit EBT sebesar 1.469 MW dengan kenaikan rata-rata sebesar 4% per tahunnya, dengan tambahan kapasitas pembangkit listrik EBT Januari s.d. September tahun 2021 sebesar 386 MW.

    Mengacu pada pernyataan Presiden, “Sebagai salah satu pemilik hutan tropis terbesar di dunia, posisi Indonesia sangat menentukan dan strategis dalam menangani perubahan iklim. Presiden RI Joko Widodo pun telah menjelaskan bahwa Indonesia menargetkan Net Sink Carbon dan Net Zero pada Tahun 2060 atau lebih cepat.

    Presiden pun berharap akan ada platform yang dapat ditawarkan melalui kemitraan global dan dukungan pendanaan internasional bagi transisi energi saat presidensi Indonesia di forum G20 mendatang.” Ujar Sahid. (rilis)




     
    Berita Lainnya :
  • ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
  • BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
  • BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
  • BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
  • Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
    02 BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
    03 BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
    04 BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
    05 Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
    06 BAZNAS Bangun Pos Kesehatan Korban Erupsi Gunung Semeru
    07 Ketua BAZNAS RI : Ajak Gerakan Zakat Bantu Korban Erupsi Semeru
    08 Unboxing Samsung Galaxy A52, Ponsel Rasa Flagship Rp4 Jutaan
    09 BAZNAS Terjunkan Tim Tanggap Bencana
    10 Roche Indonesia Bersama MRCCC Siloam Gelar Forum Diskusi Interaktif
    11 Wujudkan Kualitas SDM, BSI dan Yayasan BSMU Luncurkan Beasiswa Scholarship
    12 Samsung Galaxy A52 Jadi Ponsel Kreativitas Anak Muda Tanpa Batas
    13 Royalti! Masih Pura-Pura Baik-Baik Saja, Kawan-Kawan Musisi?
    14 Makuku Family Gelar Webinar Penggunaan Popok Pada Anak
    15 Meriahkan Harbolnas 2021, Blibli Hadirkan Dikagetin Histeria 12.12
    16 Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
    17 Pegiat Zakat dari 37 Negara Hadiri Konferensi Internasional WZF 2021
    18 Samsung Galaxy A32 Smartphone Awesome dengan Fitur Mumpuni
    19 Perluas Jaringan, BCA Syariah Resmikan Kantor Baru di Banyuwangi
    20 Canon Luncurkan EOS R3, Kamera Flagship Mirrorless Full-frame
    21 RiaMiranda Gelar Annual Show 2022
    22 BAZNAS Luncurkan Program Balai Ternak Kelompok Unggas Jateng
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS