Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Study Banding Diperlukan ke Negara yang Kuat Olahraga Panjat Tebingnya
Rabu, 25-08-2021 - 08:11:11 WIB
ist
TERKAIT:
 
  • Study Banding Diperlukan ke Negara yang Kuat Olahraga Panjat Tebingnya
  •  

    Jakarta – Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021 di Papua dijadwalkan berlangsung mulai 2 Oktober sampai 15 Oktober di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika.

    Ajang olahraga ini nantinya akan diikuti oleh 6.442 atlet dari seluruh provinsi di Indonesia pada 37 cabang olahraga.

    Para atlet pun sudah tidak sabar turun bertanding di tanah Papua. Persiapan terus dilakukan di tengah pandemi COVID-19. Seperti yang dilakukan perenang Provinsi Riau, Azzahra Permatahani.

    Perenang nasional berusia 19 tahun yang turun di Olimpiade Tokyo 2020 ini mengaku mempunyai misi pribadi untuk memecahkan rekor nasional (Rekornas) atau minimal mendekati catatan waktu terbaiknya.

    "Saya pribadi itu dari dulu saya selalu menargetkan diri saya itu pertama- tama itu ke waktu saya sendiri sih. Jadi bagaimana caranya bisa memperbaiki waktu saya. Bagaimana bisa memperbaiki waktu- waktu saya yang sebelumnya lagi memecahkan Rekornas," kata Azzahra dalam acara Webinar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema PON XX Papua: Target Prestasi Kelas Dunia, pada Senin (23/8/2021).

    Sebelumnya, Azzahra memecahkan rekor nasional pada ajang Jakarta Open  Swimming Championship 2019 di Stadion Akuatik GBK 26-28 September. Tidak hanya satu, namun dua rekornas berhasil dipecahkan atlet yang berasal dari Pekanbaru, Riau yang saat itu masih berusia 17 tahun.
     
    Rekor pertama dipecahkan dari nomor 200 meter gaya dada dengan waktu dua menit 32,22 detik di hari pertama.

    Azzahra kembali memecahkan rekornas atas namanya sendiri di nomor 200 meter gaya ganti putri dengan waktu dua menit 16,43 detik. Sementara catatan sebelumnya ialah dua menit 16,71 detik di IOAC 2018.

    Selain itu, pada nomor 400 meter gaya ganti perorangan, Azzahra memecahkan rekor nasional dengan membukukan waktu empat menit 48,51 detik di ajang 50th Singapore National Age Group Swimming Championship 2019.

    Di PON XX Papua, Azzahra mengaku akan lebih fokus memperbaiki waktu- waktu yang sebelumnya ia torehkan.

    "Jadi menurut saya kalau misalkan kita fokus ke waktu kita dulu. Medali akan menyusul. Medali akan mengikuti dengan sendirinya. Jadi fokus ke waktu dulu," ujar dia. Menurut Azzahra, PON XX 2021 di Papua sangat penting guna memberikan kebanggaan untuk provinsinya masing- masing. Setiap atlet pun pasti berharap bisa memberikan yang terbaik.

    Renang sejak usia 3 tahun

    Bicara    soal    olahraga    renang,    Azzahra    mengaku    bahwa    orang    tuanya    telah mengenalkan olahraga renang sejak usia tiga tahun. "Saya pribadi itu menyukai olahraga renang dan mulai mencoba olahraga renang itu dari umur 3 tahun," kata dia.

    Setelah masuk sekolah dasar (SD), orang tuanya pun memasukan Azzahra ke klub renang.

    Menurur Azzahra, selain karena suka dan hobi, kedua kakaknya yang merupakan atlet renang pun membuat Azzahra bersemangat untuk menjadi atlet renang.
     
    "Kedua kakakku juga kan merupakan mantan atlet renangm Jadi pada saat mereka sedang berlatih, itu aku selalu di bawa sama orang tua ku ke tempat mereka latihan. Jadi makanya aku tertarik untuk renang itu sebenarnya karena melihat kedua kakak aku," ujar Azzahra.

    Setelah duduk di bangku SMP, Azzahra pun mulai mengikuti lomba- lomba renang. Pada saat itulah, ia meraih medali pertama dalam lomba renang. Menurut Azzahra, menjadi atlet renang membuat hidupnya lebih disiplin dan mandiri. Terlebih jika saat mengikuti lomba yang mengharuskan jauh dari keluarga dan orang tua.

    "Terus juga dari olagraga renang ini saya juga bisa menambah pengalaman saya. Bisa belajar untuk menjadi disiplin, mandiri karena memang kan untuk mengikuti oleharga renang ini bergabung dengan pelatnas tentunya kita kan harus berpisah dari keluarga dan kedua orang tua. Jadi harus belajar mandiri dan disiplin," tutur Azzahra.


    []Rilis




     
    Berita Lainnya :
  • ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
  • BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
  • BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
  • BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
  • Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
    02 BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
    03 BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
    04 BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
    05 Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
    06 BAZNAS Bangun Pos Kesehatan Korban Erupsi Gunung Semeru
    07 Ketua BAZNAS RI : Ajak Gerakan Zakat Bantu Korban Erupsi Semeru
    08 Unboxing Samsung Galaxy A52, Ponsel Rasa Flagship Rp4 Jutaan
    09 BAZNAS Terjunkan Tim Tanggap Bencana
    10 Roche Indonesia Bersama MRCCC Siloam Gelar Forum Diskusi Interaktif
    11 Wujudkan Kualitas SDM, BSI dan Yayasan BSMU Luncurkan Beasiswa Scholarship
    12 Samsung Galaxy A52 Jadi Ponsel Kreativitas Anak Muda Tanpa Batas
    13 Royalti! Masih Pura-Pura Baik-Baik Saja, Kawan-Kawan Musisi?
    14 Makuku Family Gelar Webinar Penggunaan Popok Pada Anak
    15 Meriahkan Harbolnas 2021, Blibli Hadirkan Dikagetin Histeria 12.12
    16 Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
    17 Pegiat Zakat dari 37 Negara Hadiri Konferensi Internasional WZF 2021
    18 Samsung Galaxy A32 Smartphone Awesome dengan Fitur Mumpuni
    19 Perluas Jaringan, BCA Syariah Resmikan Kantor Baru di Banyuwangi
    20 Canon Luncurkan EOS R3, Kamera Flagship Mirrorless Full-frame
    21 RiaMiranda Gelar Annual Show 2022
    22 BAZNAS Luncurkan Program Balai Ternak Kelompok Unggas Jateng
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS