Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Perusahaan
Minggu, 27-06-2021 - 20:27:55 WIB
TERKAIT:
 
  • Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Perusahaan
  •  

    SinggalangNews.com, Jakarta - Sebuah perusahaan pasti memerlukan pimpinan Perusahaan yang di sebut seorang pemimpin. Jika perusahaan tersebut tidak memiliki pemimpin, maka tidak ada yang mengarahkan dan mengatur standar oprasinal struktur, (SOP) Perusahaan untuk mencapai tujuannya dan sulit berkoordinasi para Karyawan.


    Akan tetapi, seorang pemimpin pasti membutuhkan yang namanya karyawan atau anggota yang menjalankan kegiatan di berbagai bidang di perusahaan tersebut. Oleh karena itu, di perlukan adanya kerja sama tim dan karyawan, karena tim kerja (teamWork) adalah faktor  keberhasilan sebuah Perusahaan untuk berkembang.


    Dengan adanya tim, seorang karyawan dapat melakukan pekerjaannya dengan baik dan benar, dan juga dapat membantu sesama karyawan. Kerja sama tim yang bagus tidak jauh-jauh dari pimpinan yang memiliki cara atau teknik yang bagus. Oleh karena itu, seorang pimpinan  harus mengetahui teknik atau gaya kepemimpinan yang tepat untuknya.


    Sebelum itu, apa sih kepemimpinan itu? apa sih gaya kepemimpinan itu?
    (Yukl, 2010) mendefinisikan “kepemimpinan itu adalah proses untuk mempengaruhi orang lain, dan membuat mereka memahami apa yang di perintahkan dan memikirkan bagaimana menjalankan itu agar mencapai tujuan yang sedang di kerjakan”.


    Kepemimpinan dan Manajemen memiliki banyak perbedaan, akan tetapi mereka saling melengkapi, Manajer memotivasi para karyawan agar dapat terinspirasi dari pemimpin.
    Jadi pemimpin adalah orang yang dapat mempengaruhi dan menginspirasi orang lain agar menjadi pribadi yang lebih produktif dan juga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka para karyawan.


    Seorang pemimpin yang kuat dan efektif harus memiliki enam elemen dasar kepemimpinan: Tujuan, Visi, Tingkah laku, Nilai Identitas, Keyakinan, dan Kebesaran atau Keahlian (Mike & Sander, 2010). Seorang pemimpin harus memiliki gaya kepemimpinan agar dapat mempengaruhi orang lain dengan mudah.


    Gaya kepemimpinan adalah cara atau teknik mempengaruhi orang lain dan mengkombinasikan dengan berbagai macam elemen yang digunakan untuk berinteraksi dengan bawahannya. (Mitonga-Monga & Coetzee, 2012).
    Sebuah gaya kepemimpinan dapat mempengaruhi sebuah perusahaan karena gaya kepemimpinan telah menjadi bagian dari diri seorang pemimpin.


    Jika, seorang pemimpin salah memilih gaya kepemimpinan bisa menjadi bahaya bagi perusahaan dan yang ada didalamnya, maka dari itu, fahami secara baik jenis-jenis dari gaya kepemimpinan.


    Gaya kepemimpinan memiliki beberapa jenis, yaitu:
    1.  Gaya kepemimpinan Autokratis atau Diktator
    Gaya kepemimpinan ini tidak terlalu disukai oleh bawahannya, karena terlalu sempit dan terkadang gagasannya bersifat subjektif, tidak memperbolehkan bawahan untuk memberikan umpan balik dan terkadang para bawahan tertekan karena dipaksa melakukan melakukan perintah pemimpin. Gaya kepemimpinan ini bisa terjadi pelengseran kepemimpinan. Resiko ini dapat dihindarkan dengan melihat karakteristik pemimpin.
    2. Gaya Kepemimpinan  Birokrasi
    Gaya kepemimpinan ini mengandalkan yang namanya kebijakan, pemimpinnya biasanya lebih suka menyendiri disbanding ketemu dengan bawahan. Kebijakan menjadi masalah utama karena kebijakan tidak bisa menginspirasi dan memotivasi manusia sehingga membuat para bawahan menjadi tidak semangat dan kinerja perusahaan. Kebijakan terkadang akan tidak disukai jika kebijakan itu tidak sesuai dengan harapan bawahan. Resiko ini dapat dihindarkan jika penggunaan kebijakan tidak  terlalu lama dan sering diputuskan sendirian.
    3. Gaya Kepemimpinan Demokrasi atau Partisipasi
    Gaya kepemimpinan ini meminta suara dari para bawahannya dalam menentukan keputusan, gaya ini lumayan disukai oleh para bawahan dikarenakan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan. Gaya ini bisa berbentuk musyawarah. Gaya ini lemah akan asumsi dari para bawahan yang terkadang memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Resiko ini harus  melihat kondisi lapangan dan berkomunikasi langsung dengan para bawahan.
    4. Gaya Kepemimpinan Karismatik
    Gaya kepemimpinan ini dilakukan oleh pemimpin yang mempunyai sifat karismatik, dan biasanya dapat membuat perusahaan mencapai tujuannya pada kepempinannya. Para bawahan biasanya merasa Bahagia karena pemimpin yang karismatik biasanya disebut pemimpin yang hamper sempurna. Akan tetapi, biasanya gaya ini tidak mempunyai penerus yang karismatik dikarenakan pemimpin yang karismatik telah menyingkirkan kepribadian yang kuat dari pesaingnya. Resiko ini dapat di kurangi dengan mendidik penerus supaya menjadi karismatik.
    5. Gaya Kepemimpinan Transaksional
    Gaya kepemimpinan ini menawarkan transaksi kepada para bawahan berupa imbalan, dan biasanya pemimpin transaksional jago mebuat kesepakatan yang dapat memotivasi bawahan. Akan tetapi, jika persediaan sumber daya menipis, maka tidak ada yang bisa diberikan lagi. Resiko ini biasanya di saat perusahaan lagi turun.
    6. Gaya KepemimpinanTransformasional
    Gaya kepemimpinan ini mengubah para bawahan dengan cara membuat bawahan yang setia proses pemikiran sendiri yang berkembang dan mengubah tanggapan, gay aini tidak memiliki Batasan artifisial dalam hal penerimaan dan sebaliknya.


    Dari semua jenis-jenis yang disebutkan, seorang pemimpin harus memahami setiap jenisnya agar bisa dipelajari terlebih dahulu. Kenapa seorang pemimpin harus memiliki gaya kepemimpinan yang tepat?


    Karena dengan adanya gaya kepemimpinan yang tepat, maka dapat menginspirasi dan memotivasi bawahan untuk meningkatkan semangat kerja sehingga itu dapat membuat kinerja perusahaan meningkat. Ketika kinerja sebuah perusahaan meningkat, maka akan mudah untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut.


    Pemimpin harus dapat melihat mana gaya kepemimpinan yang bersifat positif dan bersifat negative. Akan tetapi, setiap pemimpin ketika ingin menerapkan gaya kepemimpinannya harus melihat situasi dan kondisi dan harus bisa beradaptasi dengan kedua faktor tersebut, karena kedua faktor tersebut adalah yang paling sulit untuk diprediksi.


    Seorang pemimpin dapat mengambil semua gaya kepemimpinan dan mengambil yang baik untuk para karyawan. Karena gaya kepempinan yang tepat dalam konsep TQM adalah yang menawarkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kepada para bawahan dengan meminta atau menerima masukan mereka, menyaring dan mempertimbangkan masukan tersebut, lalu di jalankan sesuai masukan yang sudah disortir tersebut.


    Kalau dilihat berdasarkan TQM, gaya kepemimpinan yang tepat adalah gaya kepemimpinan yang demokrasi atau partispatif.


    Akan tetapi, semua Kembali kepada pribadi dan sifat dari pemimpin itu sendiri. Karena merekalah yang menentukannya, gaya kepemimpinan situasional yang sesuai dengan situasi juga cocok dipakai, karena mereka mempertimbangkan semua gaya dan menyaringnya.


    Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan adalah dengan adanya gaya kepemimpinan dapat membuat karyawan termotivasi dan terinspirasi sehingga dapat meningkatkan semangat kerja individu.


    Kesimpulan: Pemimpin adalah salah satu komponen penting dari perusahaan, sedangkan gaya kepemimpinan adalah bagian dari diri seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang punya gaya kepemimpinan yang baik dapat menjalankan sebuah tim dengan baik dan benar.


    Seorang pemimpin pasti dapat mempengaruhi yang lain agar dapat menjalankan perintah dengan baik dan benar. Seorang pemimpin yang kuat harus memiliki tujuan dan visi yang jelas, kelakukan dan identitas yang baik, keyakinan yang benar, dan kebesaran yang hebat.


    Gaya kepemimpinan dibagi menjadi 6 (Enam ):, - Dictator, - Birokrasi, - Demokrasi, - Karismatik, - Transaksional, dan Transformasional memiliki beberapa kekurangan, akan tetapi, mereka memiliki beberapa kelebihan juga.


    Jika berdasarkan TQM, maka gaya kepemimpinan Demokrasi dan Tranformasional lah yang paling tepat. Akan tetapi, para pemimpin terkadang juga menggunakan gaya kepemimpinan situasional yang mengambil gaya-gaya kepemimpinan tersebut sebagai contoh dan sesuai situasi. Jadi, gaya kepemimpinan memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan.


    Pemimpin adalah hal terpenting bagi perusahaan maupun bawahan. Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan yang tepat dapat memotivasi semangat karyawan agar meningkat kinerja perusahaan. Jadi, gaya kepemimpinan  memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan.


    Ditulis oleh : Nabil Fauzan Muqarrabin
    Universitas Jend. Soedirman
    Mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Jurusan Manajemen. (*)




     
    Berita Lainnya :
  • ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
  • BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
  • BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
  • BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
  • Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 ReSkills Berdayakan Masyarakat Lewat Charity Learning Festival 2.0
    02 BSI dan BSMU Kirim Tenaga Medis dan Sembako ke Lokasi
    03 BAZNAS Ajak Masyarakat Bersedekah Lewat Lembaga Zakat Resmi
    04 BPBD Sumbar Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Desember 2021
    05 Menurut Pusat Kajian BAZNAS, 20 Ribu Orang Miskin Kena Erupsi Semeru
    06 BAZNAS Bangun Pos Kesehatan Korban Erupsi Gunung Semeru
    07 Ketua BAZNAS RI : Ajak Gerakan Zakat Bantu Korban Erupsi Semeru
    08 Unboxing Samsung Galaxy A52, Ponsel Rasa Flagship Rp4 Jutaan
    09 BAZNAS Terjunkan Tim Tanggap Bencana
    10 Roche Indonesia Bersama MRCCC Siloam Gelar Forum Diskusi Interaktif
    11 Wujudkan Kualitas SDM, BSI dan Yayasan BSMU Luncurkan Beasiswa Scholarship
    12 Samsung Galaxy A52 Jadi Ponsel Kreativitas Anak Muda Tanpa Batas
    13 Royalti! Masih Pura-Pura Baik-Baik Saja, Kawan-Kawan Musisi?
    14 Makuku Family Gelar Webinar Penggunaan Popok Pada Anak
    15 Meriahkan Harbolnas 2021, Blibli Hadirkan Dikagetin Histeria 12.12
    16 Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal 2021 dan Tahun Baru 2022
    17 Pegiat Zakat dari 37 Negara Hadiri Konferensi Internasional WZF 2021
    18 Samsung Galaxy A32 Smartphone Awesome dengan Fitur Mumpuni
    19 Perluas Jaringan, BCA Syariah Resmikan Kantor Baru di Banyuwangi
    20 Canon Luncurkan EOS R3, Kamera Flagship Mirrorless Full-frame
    21 RiaMiranda Gelar Annual Show 2022
    22 BAZNAS Luncurkan Program Balai Ternak Kelompok Unggas Jateng
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS