Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Sampoerna Academy dan Halodoc Gelar Diskusi Virtual Bertajuk “Gen-Z Mental Health Issues”
Sabtu, 01-05-2021 - 21:36:02 WIB
Sampoerna Academy dan Halodoc kupas tuntas faktor 4C (Connect, Capable, Count, Courage) menjadi empat kebutuhan yang harus dimiliki setiap individu, khususnya pada kesehatan mental Gen-Z, Jumat (30/4). (Ist)
TERKAIT:
 
  • Sampoerna Academy dan Halodoc Gelar Diskusi Virtual Bertajuk “Gen-Z Mental Health Issues”
  •  

    SinggalangNews.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil Sensus Penduduk Tahun 2020, dengan jumlah penduduk Indonesia hingga September 2020 tercatat sebanyak 270,20 juta jiwa dengan dominasi Generasi Z dan Milenial, masing-masing sebanyak 27,94 persen dan 25,87 persen.

    Hal tersebut sebesar 2,07% lebih banyak dari milenial, Gen Z kelahiran 1997 sampai 2021 memegang peran penting bagi masa depan Indonesia. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai new generation.

    Sampoerna Academy sebagai institusi pendidikan formal bertaraf internasional, bersama telehealth terdepan di Indonesia Halodoc menggelar forum diskusi virtual bertema “Gen-Z Mental Health Issues”.

    Sering disebut juga sebagai digital natives, Gen-Z dibesarkan kecanggihan digital, gawai, dan internet, serta tumbuh dengan pengalaman hidup dan interaksi sosial yang berbeda.

    Karena paparan teknologi yang sangat intens, Gen Z pun dikatakan menghadapi isu kesehatan mental yang tidak sama dengan generasi sebelumnya. Tetapi apakah sebenarnya gawai, internet, dan media sosial menjadi faktor penyebab gangguan terhadap kesehatan mental.

    Mitra Psikolog Halodoc Andria Charles M.Psi. Jumat (30/4) menjelaskan, bahwa kesehatan mental Gen Z memang perlu diperhatikan. Khususnya untuk anak-anak yang membawa faktor kecenderungan atau risiko gangguan kesehatan mental.

    “Pada dasarnya, setiap individu dan anak adalah unik. Prinsip perkembangan anak adalah seperti membangun rumah, yaitu apabila fondasinya tidak kuat, maka bangunannya juga tidak kokoh. Pada fase perkembangan anak ada 6 aspek yang harus terpenuhi, yaitu motorik halus, motorik kasar, bahasa, kognitif, sosial, dan emosional.

    Begitu salah satu dari aspek ini tidak terbangun dengan baik, maka fondasi diri menjadi tidak kokoh, sehingga saat mereka terpapar dengan media sosial atau gadget bisa jadi menimbulkan masalah lebih serius, ungkapnya.

    Selain pentingnya memperhatikan fase perkembangan anak, ada juga 4C yang menjadi kebutuhan mental yang krusial dan dibutuhkan setiap individu, yaitu Connect (Terhubung), Capable (Mampu), Count (Bernilai), dan Courage (Berani). Keempat hal ini terpenuhi, maka individu atau anak tersebut lebih siap menghadapi berbagai tantangan atau situasi yang bisa mengganggu kesehatan mentalnya.

    Disampaikan oleh Dr. Mustafa Guvercin, School Director of Sampoerna Academy “Sejalan dengan misi kami untuk memberikan pembelajaran berkualitas tinggi yang memenuhi ekspektasi global untuk prestasi dan pengembangan karakter siswa dengan menggunakan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Maths (STEAM)". Kami memahami pentingnya untuk selalu menciptakan lingkungan belajar yang aman, penuh perhatian, dan kolaboratif".

    Hal ini tentunya juga mencakup kesehatan mental para murid dengan menyediakan sesi konseling, bagi murid yang membutuhkan di seluruh sekolah Sampoerna Academy.

    Kami berharap dengan digelarnya acara ini dapat memberikan perspektif baru bagi orang tua dan masyarakat, sehingga generasi muda kita tetap berani menghadapi tantangan demi mengejar impian dan cita-citanya, pungkas Dr. Mustafa. (Sm_r) 



     
    Berita Lainnya :
  • Cara Ervie Karlina dan Novi Rizki Bahagiakan Anak Yatim Piatu
  • Dukung SE Walikota Pekanbaru, Tokoh Agama Gelar Pertemuan dengan Polda Riau
  • Menyambut Lebaran, Isuzu Bagikan Sembako Kepada 400 Driver
  • Prudential Indonesia Hadirkan Layanan “Prestige by Prudential”
  • Perkuat Ekonomi Digital Telkomsel dan Huawei Bersinergi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Cara Ervie Karlina dan Novi Rizki Bahagiakan Anak Yatim Piatu
    02 Dukung SE Walikota Pekanbaru, Tokoh Agama Gelar Pertemuan dengan Polda Riau
    03 Menyambut Lebaran, Isuzu Bagikan Sembako Kepada 400 Driver
    04 Prudential Indonesia Hadirkan Layanan “Prestige by Prudential”
    05 Perkuat Ekonomi Digital Telkomsel dan Huawei Bersinergi
    06 Bank Mega Syariah Berbagi Kebahagiaan Ramadhan di 41 Kota Indonesia
    07 Danamon Siapkan Dana Rp2,5 Triliun Masa Libur Lebaran
    08 Dorong Pertumbuhan Sektor Properti BSI dan Sinarmas Land Bersinergi
    09 Himbau Larangan Mudik, Bidhumas Polda Riau Bagikan Brosur
    10 SiCepat Ekspres Berdayakan UMKM dan Apresiasi Seller Lewat Program #Indahnya Ramadhan
    11 Andria Lottie Tawarkan Promo Ramadan Paket Skin Care Online
    12 MPU Aceh : Langkah Migrasi Sistem Bank Syariah Perlu Didukung
    13 Pemudah Bersedekah Digital, BAZNAS Gandeng Aplikasi Dagangan
    14 JES Bagikan Paket Sembako di Wilayah Jabodetabek
    15 Novi Rizki Tampil Apa Adanya di Acara Amal Yatim Piatu
    16 Strategi Pemerintah dengan Program PEN Perbaiki Perekonomian
    17 Pelaksanaan Vaksin Gotong Royong Akan Segera Dimulai
    18 Permudah Layanan Zakat, BTN Syariah dan BAZNAS Jalin Kerjasama
    19 Sambut Lebaran, Erajaya Gelar Layanan Perbaikan, Kerusakan TecProtec Gratis
    20 realme Tawarkan Rangkaian Produk dan Buka Empat realme Official Store
    21 Dukung Gerakan Cinta Zakat, KPK Tidak Batasi Kewajiban Keagamaan
    22 Sampoerna University dan Danacita Permudah Proses Dana Pendidikan 
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS