Home Nasional Daerah Olahraga Lifestyle Teknologi Hiburan Ragam Ekonomi Video Indeks
 
Patuhi Prokes Hindari Varian Baru COVID-19, Seperti India
Jumat, 30-04-2021 - 16:28:28 WIB
TERKAIT:
 
  • Patuhi Prokes Hindari Varian Baru COVID-19, Seperti India
  •  

    SinggalangNews.com, Jakarta - Perkembangan kasus COVID-19 di dunia menunjukkan adanya gelombang dan varian baru yang terjadi di sejumlah negara seperti di India. Berbagai upaya harus terus dilakukan, mencegah kejadian serupa agar tidak terjadi di Indonesia.


    “Pelajaran yang harus kita pegang dari kejadian di India adalah, begitu kasus COVID-19 meningkat maka diikuti oleh meningkatnya fatalitas atau angka kematian. Penyebab pastinya dari peristiwa di India, belum diketahui seutuhnya,” terang Prof. Dr. Drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika, Ahli Virologi Universitas Udayana Bali dalam Dialog Produktif bertema Belajar dari India Tingkatkan Kepatuhan Prokes Sekarang Juga yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan di FMB9ID_IKP, Kamis (29/4).


    Prof. Mahardika juga menduga, euforia vaksinasi di India menjadi faktor penentu terjadinya peristiwa tsunami COVID-19 tersebut.


    “Lingkup vaksinasi di India sebenarnya juga masih berkisar di angka 7% dari jumlah penduduknya, euforia vaksinasi di sana masih dini. Jangan sampai ini terjadi di Indonesia, karena lingkup vaksinasi di Indonesia baru menyentuh angka sekitar 2,5% dari jumlah penduduk,” terangnya.


    “Apa yang terjadi di India masih belum pasti disebabkan oleh mutasi virus COVID-19 tapi kita belajar bahwa kerumunan, dan euforia vaksinasi menjadi faktor terbesar yang membuat terjadinya tsunami COVID-19 di India. Hal ini bisa dicegah dengan bersama-sama mematuhi protokol kesehatan 3M,” kata Prof. Mahardika. Agoes Aufiya, Mahasiswa Indonesia di India menceritakan kondisi di India saat ini.


    “Dalam 24 jam terakhir, telah terkonfirmasi 379 ribu kasus baru sehingga angka kasus aktif mencapai 3 juta dengan kasus kematian mencapai 3.646. Kalau melihat laporan ketersediaan ruang ICU COVID- 19 di New Delhi, dari 4.821 kamar yang ada, kini tersisa 18 ICU saja,” ujarnya.


    KBRI di New Delhi telah memberikan imbauan kepada WNI yang berada di India untuk tetap di rumah saja, tetap mematuhi protokol kesehatan, dan memenuhi pasokan logistik agar tidak keluar rumah kalau tidak perlu. KBRI dan KJRI Mumbai memberikan nomor telepon darurat apabila ada WNI yang memerlukan bantuan atau asistensi untuk saat ini.


    Saat ini New Delhi memasuki masa lockdown fase kedua yang sudah diperpanjang. “Lockdown sebelumnya dilakukan pada 20-26 April. Kini diperpanjang 27 April sampai 3 Mei 2021. Untuk keluar rumah ke tempat yang lebih jauh, perlu menggunakan izin tertentu dari pemerintah India,” terang Agoes.


    Menurut Dr. Ede Surya Darmawan SKM., MDM, Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI, pandemi COVID-19 masih belum berakhir, oleh karena itu protokol kesehatan tidak boleh ditawar oleh masyarakat. Harapannya PSBB dan PPKM Mikro di Indonesia tetap berjalan. (dd)




     
    Berita Lainnya :
  • Cara Ervie Karlina dan Novi Rizki Bahagiakan Anak Yatim Piatu
  • Dukung SE Walikota Pekanbaru, Tokoh Agama Gelar Pertemuan dengan Polda Riau
  • Menyambut Lebaran, Isuzu Bagikan Sembako Kepada 400 Driver
  • Prudential Indonesia Hadirkan Layanan “Prestige by Prudential”
  • Perkuat Ekonomi Digital Telkomsel dan Huawei Bersinergi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Cara Ervie Karlina dan Novi Rizki Bahagiakan Anak Yatim Piatu
    02 Dukung SE Walikota Pekanbaru, Tokoh Agama Gelar Pertemuan dengan Polda Riau
    03 Menyambut Lebaran, Isuzu Bagikan Sembako Kepada 400 Driver
    04 Prudential Indonesia Hadirkan Layanan “Prestige by Prudential”
    05 Perkuat Ekonomi Digital Telkomsel dan Huawei Bersinergi
    06 Bank Mega Syariah Berbagi Kebahagiaan Ramadhan di 41 Kota Indonesia
    07 Danamon Siapkan Dana Rp2,5 Triliun Masa Libur Lebaran
    08 Dorong Pertumbuhan Sektor Properti BSI dan Sinarmas Land Bersinergi
    09 Himbau Larangan Mudik, Bidhumas Polda Riau Bagikan Brosur
    10 SiCepat Ekspres Berdayakan UMKM dan Apresiasi Seller Lewat Program #Indahnya Ramadhan
    11 Andria Lottie Tawarkan Promo Ramadan Paket Skin Care Online
    12 MPU Aceh : Langkah Migrasi Sistem Bank Syariah Perlu Didukung
    13 Pemudah Bersedekah Digital, BAZNAS Gandeng Aplikasi Dagangan
    14 JES Bagikan Paket Sembako di Wilayah Jabodetabek
    15 Novi Rizki Tampil Apa Adanya di Acara Amal Yatim Piatu
    16 Strategi Pemerintah dengan Program PEN Perbaiki Perekonomian
    17 Pelaksanaan Vaksin Gotong Royong Akan Segera Dimulai
    18 Permudah Layanan Zakat, BTN Syariah dan BAZNAS Jalin Kerjasama
    19 Sambut Lebaran, Erajaya Gelar Layanan Perbaikan, Kerusakan TecProtec Gratis
    20 realme Tawarkan Rangkaian Produk dan Buka Empat realme Official Store
    21 Dukung Gerakan Cinta Zakat, KPK Tidak Batasi Kewajiban Keagamaan
    22 Sampoerna University dan Danacita Permudah Proses Dana Pendidikan 
     
     
    Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
    © SINGGALANG NEWS